Puluhan kapal ikan terbakar di Pelabuhan Benoa, Senin (9/7). (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Penyelidikan kasus kebakaran delapan kapal ikan terjadi seminggu lalu masih berlangsung. Tapi, si jago merah kembali mengamuk di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Senin (9/7).

Informasi terakhir sekitar 30 kapal ikan terbakar dan upaya pemadaman masih berlangsung.
Sumber di lapangan mengatakan, kebakaran diketahui di depan dermaga PT Bandar Nelayan.

Kobaran api dilihat saksi pertama kali muncul di KM Cilacap II. “Api sangat cepat merambat ke arah utara dan menjalar ke kapal yang berada di sebelahnya,” ungkap sumber.

Sumber ini mengatakan informasi awal jumlah kapal terbakar sekitar 30 kapal. Sedangkan pemadam yang dilibatkan terdiri dari 8 unit PMK Kodya Denpasar, 2 Unit PMK Badung dan 1 PMK Pelindo.

Baca juga:  Dianggap Kebablasan, Klungkung Diminta Kendalikan Pariwisata Lembongan

Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian ini. “Kami masih melakukan penyelidikan,” tegasnya.

Kebakaran kapal sebelumnya terjadi di Pelabuhan Benoa, Senin (2/7). Delapan kapal penangkap ikan dilaporkan terbakar pukul 23.30 Wita yang sedang nyandar di Dermaga Barat, tepatnya depan PT Balinusa Windumas.

Api diduga muncul dari KM Sulvana langsung membesar. Kobaran si jago merak kian besar dan merembet ke kapallainnya. Kapal yang terbakardiantaranya KM Millenium Jaya, KM Sutra Jaya, KM Jimi Indah, KM Sulvana dan KM Matsam. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.