AMLAPURA, BALIPOST.com – Imbauan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Ignasius Jonan supaya seluruh pengungsi di luar radius 4 km kembali ke rumah masing-masing. Tetapi, warga masih memilih untuk tetap bertahan di pengungsian.

Sebabnya, mereka masih merasa was-was jika harus kembali ke rumahnya karena aktivitas Gunung Agung yang terus terjadi erupsi. Warga Dusun Kesimpar, Desa Besakih yang mengungsi di Kantor UPTD Pertanian Rendang, Karangasem, I Wayan Mukun, Jumat (6/7), mengaku jika dirinya sampai saat ini masih tetap mengungsi.

“Sampai sekarang belum ada imbauan dari petugas di Posko Pertanian untuk kembali pulang. Meski nanti ada imbauan untuk pulang, namun saya memilih tetap mengungsi. Karena kondisi gunung masih seperti ini,” katanya.

Menurutnya, pada pagi harinya dirinya tetap pulang untuk menengok kondisi rumah. Sementara malamnya tetap mengungsi karena dirinya merasa takut dan was-was jika terlalu lama berada di rumah. “Pascaterjadinya letusan, saya masih takut lama berada di kampung. Apalagi setiap hari gunung masih mengeluarkan suara gemuruh yang cukup keras. Jadi, masih trauma dengan api di puncak,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan, I Wayan Mukun. Dia menjelaskan, sampai saat ini dirinya memilih tetap diam di pengungsian dan belum berani pulang ke kampung halamannya karena masih takut lantaran Gunung Agung masih terus erupsi.

Baca juga:  Lagi, 6 Orang Nekat Naik Gunung Agung 

Kata dia, di samping itu juga akses jalan juga tidak mendukung karena rusak berat. Jika, Gunung Ahung kembali erupsi seperti sebelumnya mengelaurkan api, maka sangat menggu jika harus kembali menhungsi lagi. “Saya takut karena dari rumah suara gemuruh Gunung Agung cukup keras. Jadi saya takut tidur di rumah,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika memang setelah imbauan warga untuk pulang nantinya tidak lagi diijinkan mengungsi di tempat ini, dirinya akan pindah mengungsi mencari tempat yang lainnya. Termasuk, jika tidak lagi diberikan bantuan logistik dari pemerintah, ia akan membeli sendiri. “Tidak apa -apa kalau tidak diberikan bantuan lagi. Saya akan beli sendiri. Yang penting saya aman,” tegas Mukun.

Sementara itu, koordinator Posko Pengungsian UPTD Pertanian, I Wayan Sudiarta mengatakan, jika sampai saat ini pihaknya belum menerima adanya laporan pengungsi balik ke rumah meski sebelumnya sudah ada imbauan balik dari Menteri ESDM. “Belum ada warga yang kembali. Warga masih tetap bertahan di lokasi pengungsian,” jelas Sudiarta. (Eka Parananda/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.