MANGUPURA, BALIPOST.com – Keributan terjadi di Apache Reggae Bar di Jalan Raya Legian, Kuta, Badung, Minggu (1/7). Daniel Wira Putra Galem (36) ditusuk oleh Rudi Susanto (28).

Pemicunya karena Wira melerai perkelahian yang terjadi di sana. Akibat kejadian itu, mengalami luka tusuk di pinggang kiri.

Kapolsek Kuta AKP Teuku Ricki Fandlianshah, didampingi Kanitreskrim Iptu Aan Saputra, Kamis (5/7) mengatakan, dari pemeriksaan saksi-saksi, pada waktu kejadian pukul 00.15 Wita korban bersama temannya tiba di TKP. Saat asyik menikmati hiburan malam, sekitar pukul 03.00 Wita korban beralamat di Jalan Tukad Pancoran, Denpasar Selatan ini melihat ada perkelahian.

Korban berniat baik melerai perkelahian itu. “Berselang 30 menit kemudian korban menuju parkir. Saat hendak mengambil sepeda motor, tiba-tiba dihampiri pelaku. Pelaku mengira kalau korban adalah teman orang yang diajak berkelahi, padahal tidak,” ungkapnya.

Baca juga:  Jadi Pengedar Kokain, Warga Australia Ditangkap

Pelaku langsung mendorong korban ke tembok dan langsung menusuk pinggang kiri korban menggunakan pisau. Sambil menahan rasa sakit, korban melapor ke Polsek Kuta.

Berdasarkan laporan polisi tersebut, tim Opsnal Reskrim langsung menuju ke TKP mencari saksi dan mencari rekaman CCTV. “Informasi yang kami dapat di TKP, pelaku diduga DJ Apache Reggae Bar,” tegasnya.

Berbekal informasi itu, Iptu Aan Saputra bersama anggotanya pada Minggu pukul 23.00 Wita ke TKP dan berhasil mengamankan pelaku. Selanjutnya pelaku dibawa ke mapolsek.

Hasil interogasi, pelaku mengakui menusuk korban. Dia berdalih melakukan perbuatan itu karena menduga korban adalah salah satu teman yang ribut dengan temannya di TKP. “Pelaku mendapatkan pisau tersebut di dapur Apache Bar,” ungkap mantan Kanitreskrim Polsek Denpasar Barat ini.(kerta negara/balipost)

Ketfoto:
DITANGKAP-Rudi Susanto ditahan di Mapolsek Kuta terkait kasus penusukan.(ist)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.