kominfo
Bagus Putra Riyadi, saat menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Denpasar. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Mantan Kadis Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jembrana, Gusti Ngurah Bagus Putra Riyadi, Rabu (4/7) divonis bersalah telah melakukan korupsi secara bersama-sama di Terminal Manuver Gilimanuk. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, majelis hakim pimpinan Ni Made Sukereni, menjatuhkan pidana penjara pada terdakwa dengan pidana penjara selama satu tahun dan denda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan.

Atas putusan itu, terdakwa langsung menyatakan menerima. Sedangkan JPU Mearthi masih menyatakan pikir-pikir.

Sebagaimana yang dibacakan dalam amar putusan, majelis hakim berpendapat bahwa terdakwa tidak terbukti secara sah melakukan perbuatan pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan primer. Sehingga dia dibebaskan dari dakwaan primer.

Baca juga:  Pengembangan Kasus Korupsi Retribusi Terminal Manuver Tunggu Hasil Audit BPKP

Namun majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah dalam dakwaan subsider, yakni melanggar Pasal 3 UU ayat 1 jo Pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 tentang Tipikor, sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KHUPidana jo Pasal 64 ayat 1 KUHPidana. “Terdakwa terbukti bersalah dan meyakinkan, melakukan tindak pidana secara bersama-sama sebagaimana dakwaan subsider,” putus hakim.

Dalam perkara ini terdakwa tidak dibebankan membayar uang pengganti sebagai akibat kerugian keuangan negara karena yang bersangkutan sudah mengembalikan dan dititipkan di Kejaksaan Negeri Jembrana. (Miasa/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.