Suasana pemberian hadiah dalam penutupan Tenis Meja Bali Open 2018. (BP/win)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kejuaraan Nasional Tenis Meja Bali Open 2018 yang digelar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia Provinsi Bali (PTMSI Bali) bekerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI serta Polda Bali berlangsung meriah di GOR Lila Bhuana, Denpasar. Jumlah peserta mencapai 349 atlet.

PTMSI Badung menjadi PTMSI yang mendominasi kejuaraan Bali Open 2018 dengan berhasil meraih 5 posisi terhormat, yaitu 2 atlet sebagai juara 1, 1 atlet sebagai juara 2 dan 2 atlet sebagai juara tiga. Sedangkan dari klub, PTM Rajawali juga menorehkan prestasi dengan mengantarkan 5 atletnya meraih medali (3 orang di posisi juara 3 bersama, 1 juara 2 dan 1 juara 1).

Setiap hari selama 3 hari, penonton ramai menyaksikan para atlet bertanding. “Khususnya di kategori pemula dan kadet, banyak orangtua dan keluarga yang menonton dan menemani buah hatinya selama pertandingan,”ujar Ketua PTMSI Bali Bintang Puspayoga yang didampingi Ketua Panitia Pelaksana IB. Toni Astawa saat Penutupan Kejuaraan, Senin (2/7).

Baca juga:  Hadapi Serbuan Impor, Ini Strategi Dekranas-Kemenkop

Dikatakan, meriahnya Kejurnas Tenis Meja Bali Open 2018 ini merupakan langkah positif karena atlet yang berpotensi meraih prestasi adalah atlet yang mendapat dukungan penuh dari keluarga. Kemeriahan juga nampak dari total hadiah yang mencapai Rp 171 juta serta puluhan doorprize, berupa barang-barang elektronik yang diperoleh para penonton dan peserta kejuaraan melalui undian.

“Hal ini tak lepas dari dukungan Kementerian Koperasi dan UKM RI, Kepolisian Daerah Bali serta para sponsor yang mendukung pelaksanaan acara sehingga berlangsung meriah,” sebut Bintang Puspayoga berseri-seri.

Suksesnya pelaksanaan dan prestasi yang diraih merupakan hasil dari kerja keras semua pihak. Termasuk para klub dan PTM yang menghadirkan atlet-atletnya berlaga di even bergengsi ini. (winatha/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.