DENPASAR, BALIPOST.com – Perayaan HUT Bali TV ke-16 tahun yang bertemakan “Warna Warni Matahari Bali untuk Nusantara” begitu meriah dan penuh warna. Pasalnya, sederetan artis dan musisi, baik lokal maupun nasional hingga bondres hadir menghibur ribuan masyarakat Bali di Panggung Terbuka Ardha Candra Art Center Denpasar, Sabtu (26/5) malam. Berbagai suguhan genre musik pun dipentaskan.

Mulai dari paduan suara, musik beraliran reggae, pop, dangdut, hingga lagu anak-anak disajikan untuk menghibur masyatakat dari semua kalangan. Musisi yang ditampilkan pun bervariatif.

Tidak hanya mereka yang sudah tenar di belantika musik Bali, tetapi mereka yang sedang naik daun, hingga musisi pendatang baru turut ambil bagian pada malam yang penuh warna dan keceriaan itu. Mereka diantaranya, Joni Agung N Double T, KIS Band, Leeyonk Sinatra, Rocktober Band, Tika Pagraky, Widi Widiana, Ayu Saraswati, Anggis Devaki, Heny Santi, Gek Atu feat. Kiki, Bondres Rare Kual + Hai Puja, Nyanyian Nusantara Farabi Choir & Farabi Percussion feat. Ita Purnama Sari dan Dewi Gita.

Antusias ribuan masyarakat yang hadir malam itu sangat menikmati hingga akhir acara.  Kemeriahan HUT Bali TV ke-16 penuh warna yang dipandu oleh presenter Bagus Usiana dan Sukadana Karang ini diawali dengan Nyanyian Nusantara dari Farabi Choir & Farabi Percussion feat. Ita Purnama Sari dan Dewi Gita yang membawakan lagu-lagu daerah yang ada di Indonesia.

Lalu dilanjutkan oleh penyanyi muda cantik berbakat, Anggis Devaki. Membawakan lagu “Galih dan Ratna” dan “Cinta Terbalas Nanti”, Anggis Devaki pun mampu membuat hening suasana panggung malam itu dengan suaranya yang nyaring merdu.

Apalagi, pemilik nama lengkap Pande Putu Damae Anggis Devaki ini beberapa bulan lalu keluar sebagai runner up pada ajang The Voice Kids Indonesia Session 2. Sehingga, penampilannya malam itu benar-benar membuat decak kagum para penonton, terutama para penggemarnya yang datang langsung menyaksikan penampilan dara kelahiran Gianyar, 28 November 2002 ini.

Setelah penampilan Anggis Devaki, seluruh penonton pun sontak berteriak karena penyanyi idola mereka keluar dengan lagu “Kasmaran”. Ia adalah Widi Widiana yang merupakan penyanyi lawas ternama di belantika musik pop Bali.

Pria asal Legian, Kuta ini mengawali kariernya sejak 1993. Lebih dari sepuluh album telah dikeluarkannya. Terakhir, ia juga mengeluarkan single duet bersama Diva Pop Bali, Dek Ulik dengan judul “Kudiang Jani” pada Januari 2018 lalu. Selain “Kasmaran”, Widi Widiana juga membawakan lagu andalan lainnya, yaitu “Celeng Guling” dan “Sayang”.

Tidak hanya di situ, suasana panggung semakin heboh dengan penampilan duo biduanita cantik, Gek Atu dan Kiki yang menghadirkan lagu-lagu bergenre dangdut. Dengan penampilannya yang centil, duo yang tampil dibalut dengan kostum berwarna biru itu menggoyang para penonton dengan lagu “Ngelubak” dan “Bojo Galak.”

Setelah itu, penampilan KIS Band pun mampu menambah suasana makin memanas dengan aliran musiknya yang keras dan suara lantang Krisna Purpa, vokalis KIS Band. Ratusan Kis Lovers, penggemar KIS Band, antusias memadati tribun depan panggung larut dalam setiap lagu-lagu yang dibawakan Krisna Purpa.

Baca juga:  Rey Rock Optimis dengan Rock Alternatif

Ayu Saraswati pun tidak mau ketinggalan menghibur para penggemarnya. Membawakan lagu andalannya yang berjudul “Lembongan” dan “Mekita Mati”, ia pun mampu membawa suasana malam itu menjadi lebih syahdu dan romantis.

Menggunakan gaun berwarna hijau yang dipadukan dengan warna putih, di sela-sela performancenya, Ayu Saraswati mengucapkan selamat ulang tahun kepada Bali TV yang ke-16. Ia berharap Bali TV sebagai TV lokal Bali tetap mengajegkan Bali dengan memberikan ruang bagi generasi muda Bali dalam berkarya. Terutama dalam hal melestarikan seni, adat, dan budaya Bali. “Semoga Bali TV tetap jaya,” ujarnya.

Suasana romantis semakin dalam dirasakan para penonton dengan penampilan dari Heny Santi. Membawakan lagu bertemakan cinta “Transfer Cinta dan Kecupan Pertama,” wanita berparas cantik ini mampu menjadi pusat perhatian para penonton.

Bahkan, suasana malam itu bertambah mesra dengan penampilan duet dari Tika Pagraky dengan Wira Krisna, vokalis Roctober Band. Adegan mesra pun kerap ditampilkan kedua pasangan ini yang semakin membuat baper para penonton. Terlebih dengan single duet yang mereka bawakan, yaitu Takut Kehilangan bertemakan tentang arti cinta.

Tidak hanya tentang lagu bertemakan cinta, tema persahabatan dan arti kebahagian dalam hidup juga disuguhkan oleh band ternama, Leeyonk Sinatra. Band yang digandrungi kaula muda ini membawakan lagu “Tetep Mekenyem”, Bahagia Itu Sederhana”, “Aku Jak Kamu”, dan “LDR”.

Untuk merefresh ketegangan para penonton, hadir bondres Rare Kual dan selebgram Hai Puja yang menghadirkan lawakan dengan tema kekinian. Berbagai pesan moral pun disampaikan pada malam yang semakin semarak dipadati penonton tersebut. Seperti, hidup sehat tanpa rokok, bijak menggunakan teknologi dan mengajak generasi muda untuk cinta terhadap pertanian dengan mengelola lahan yang dimiliki sebagai warisan leluhur.

Sebagai penutup HUT Bali TV ke-16, ribuan penonton masih setia hingga larut malam menantikan penampilan Joni Agung N Double T yang menyuguhkan musik beraliran reggae. Genre musik asal negeri Jamaika itu memang tengah digandrungi oleh semua kalangan.

Joni Agung N Double T pun mampu menghentak seluruh Panggung Terbuka Ardha Candra. Suasana hingga pukul 00.30 Wita semakin semarak. Ribuan penggemar musik reggae dari seluruh Bali yang hadir malam itu sontak bergoyang mengiringi setiap lagu yang dibawakan Joni Agung N Double T.

Puluhan bendera yang menjadi ciri khas musik reggae pun berkibar-kibar di suruh-sudut tribun panggung. “Selamat ulang tahun yang ke-16 tahun kepada Bali TV. Semoga Bali TV terus menjadi inspirasi dan tetap menjaga dan mengajegkan seni dan budaya Bali. Rahajeng wanti warsa,”ucap Joni Agung disela-sela penampilannya. (Winatha/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.