DENPASAR, BALIPOST.com – Deretan karangan bunga berjajar di Mapolda Bali. Karangan bunga ini merupakan wujud turut bela sungkawa warg atas gugurnya anggota Polri di Rutan Cabang Salemba di areal Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, akibat perbuatan keji napi teroris.

Selain itu, karangan bunga ini juga wujud dukungan terhadap Polri untuk membasmi aksi terorisme di Indonesia. Puluhan karangan bunga berjejer di depan Mapolda.

Danru I Penjagaan Yanma Polda Bali, Aiptu Nyoman Sulendra mengatakan, puluhan karangan bunga itu datang saat dirinya piket siang, Jumat (11/5). Tak hanya karangan bunga, petugas yang berjaga di pintu masuk Mapolda juga mendapat tiga bunga mawar merah dari seorang ibu yang hendak melaksanakan sholat di Masjid.

Dikatakannya, bunga itu merupakan sebuah dukungan kepada Polri untuk menjaga NKRI dari serangan para teroris. “Karangan bunga terus berdatangan. Kami terima dan laporkan kepada pimpinan. Pengirimnya tidak hanya dari instansi pemerintah, tapi ada dari kelompok masyarakat dan individu,” tegas Aiptu Sulendra.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Hengky Widjaja, mengungkapkan Polda Bali tidak pernah meminta apalagi mengerahkan masyarakat atau kelompok untuk mengirim karangan bunga tersebut. Karangan bunga ini dikirim atas kesadaran masyarakat sendiri dan merupakan sebuah dukungan dari masyarakat Bali kepada Polri, khususnya Polda Bali agar menindak tegas para teroris dan kaum radikal yang ada di Indonesia.

Baca juga:  Antisipasi Teroris, Polda Koordinasi dengan Densus

“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh masyarakat atas dukungan kepada Polri. Mari kita bersama-sama melawan terorisme dengan cara memberi informasi sekecil apapun terkait orang mencurigakan yang diduga teroris,” harapnya.

Menurutnya peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu membuat Polri berduka karena kehilangan lima Bhayangkara terbaiknya. Rasa duka itu pun diwujudkan dengan cara menaikan bendera merah putih setengah tiang di seluruh kantor polisi di Indonesia.

Kejadian itu membuat masyarakat bersimpati kepada para korban. Tanggung jawab menjaga keutuhan NKRI dari serangan teroris bukan hanya aparat keamanan saja, tapi dari seluruh lapisan masyarakat. “Bersama dengan rakyat maka Polri semakin kuat,” tegas Kombes Hengky. (Kerta Negara/balipost)

Foto

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.