Sampah menumpuk di sepanjang jalan menujuku Desa Terunyan, Kintamani. Wabup Sedana Arta minta warga ikut menjaga kebersihan lingkungan sekitar. (BP/nan)

BANGLI, BALIPOST.com – Banyaknya sampah yang menumpuk di sepanjang jalan di Abang Batudinding menuju Desa Terunyan, Kintamani sangat disayangkan oleh Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta. Atas kondisi itu, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat setempat mau lebih sadar supaya tidak membuang sampah sembarangan dan ikut menjaga lingkungan agar tetap bersih dan lestari.

Sedana Arta mengungkapkan, pihaknya mengetahui banyak ada sampah yang berserakan di pinggir jalan setelah dirinya sempat melintas di jalur tersebut beberapa hari lalu. Kata dia, dirinya menemukan banyak sampah yang menumpuk di sejumlah titik di sepanjang jalan tersebut. Kondisi itu pun di nilai membuat kawasan tersebut terlihat kumuh.

“Sampahnya banyak sekali yang berserakan di sana. Tak hanya sampah plastik saja, sampah organik juga banyak berserakan. Sehingga membuat lokasi terlihat sangat kumuh sekali akibat tumpukan sampah itu,” ucapnya belum lama ini.

Pejabat asal Sulahan Susut itu berharap, masyarakat jangan membuang sampah sembarangan lagi dan ikut menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Sehingga di sepanjang jalur itu bisa bersih dan terbebas dari sampah. Apalagi, jalur disana merupakan akses yang sering dilalui oleh wisatawan yang hendak berkunjung ke Terunyan.

Baca juga:  Ini Sebab Retribusi Sampah Tidak Capai Target

“Kami harap masyarakat lebih sadar agar tidak membuang sampah di pinggir jalan. Kondisi itu sangat mengganggu pemandangan dan kenyaman orang yang melintas. Disamping itu juga dengan adanya sampah itu dapat mencemari lingkungan sekitar,”terang Sedana Arta.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli Ida Ayu Gde Yuhi Sutha menjelaskan, bahwa ada Alokasi Dana Desa (ADD) yang bisa diperuntukkan mengatasi masalah lingkungan. Maka dari itu, pihaknya berharap semua masyarakat ikut berpartisifasi menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Mari kita secara bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan agar tetap terjaga. Karena tanpa adanya kesadaran masyarakat itu sendiri akan sulit menciptakan lingkungan yang asri. Jadi, mari mulai memikirkan ke depan agar lingkungan terbebas dari sampah,” pinta Yudi Sutha. (eka prananda/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.