Ilustrasi. (BP/dok)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) maut di jalan Desa Telaga menuju Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu, Jumat (20/4) sore meninggalkan cerita miris. Pasalnya, korban Ni Putu Nina Damayanti (32) asal Desa Mundeh Kauh Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan bersama tiga orang anaknya bermaksud menemui suaminya yang bekerja di wilayah Gerokgak.

Tidak disangka, maut menjemput korban bersama anaknya Ni Putu Ayu Santi Widiantari (14) dan ‎Ni Komang Sri Mulyani (7). Mereka tewas setelah terjatuh dari sepeda motor hingga terjun ke dalam kubangan sungai di sekitar lokasi kejadian.

Beruntung, anak yang juga ikut dibonceng Ni Sayu K. Putri Anggita Cahyanti (8) selamat. Hingga sekarang, korban menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Santhi Graha, Seririt.

Kasatlantas AKP Putu Diah Kurniawandari, Sabtu (21/4), mengatakan, sejauh ini pihaknya kesulitan untuk mencaritahu penyebab kecelakaan maut ini. Ini karena tidak ada saksi yag mengetahui kejadian itu.

Baca juga:  Operasi Zebra, Ini Jumlah Santunan Korban Lakalantas

Satu-satunyanya saksi adalah anak korban yang selamat Anggita Cahyanti. Hanya saja, korban belum bisa dimintai keterangannya, karena masih trauma dan kesehatannya yang belum pulih. “Kalau dari keterangan keluarga, katanya korban bersama tiga anaknya mau datang ke Gerokgak untuk menengok ayahnya yang bekerja di sana,” sebutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, lakalantas maut di jalan Desa Telaga menuju Desa Sepang Jumat (20/4) sekitar pukul 15.00 wita mengemparkan warga. Pasalnya, kecelakaan ini merengut tiga orang korban jiwa yang tewas di lokasi kejadian, dan seorang mengalami luka-luka. (Mudiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.