Menteri Pariwisata, Arief Yahya. (BP/dok)

JAKARTA, BALIPOST.com – Keberhasilan Kepri menjaring wisatawan mancanegara (wisman) lewat program Hot Deal akan diterapkan di daerah lain, seperti Jakarta dan Bali. Masing-masing ditargetkan mendatangkan satu juta wisman.

“Tanggal 3 Mei nanti saya resmikan di Jakarta dengan target 1 juta wisatawan, sama juga dengan Bali, jadi ada 3 Provinsi yang akan kita fokuskan,” jelas Menpar Arief Yahya saat meresmikan program Hot Deal Kepri di Batam, Kamis (19/4) malam.

Menpar mengaku sangat senang dengan hasil yang ditunjukkan oleh Hot Deal Kepri di tahun 2017. Program yang mengusung konsep sharing economy tersebut berhasil menjual barang atau jasa tidak laku menjadi sebuah daya tarik yang menghasilkan.

Sebagai daerah cross border, kata Menpar, Kepri berhasil menjaring banyak wisman yang sebagian besar berasal dari Singapura. Menpar pun sangat optimis Hot Deal 2018 akan menggaet lebih banyak wisman dari negara tetangga itu. “Saya gak enak ngomongnya, tapi Singaporean itu transaksional, jadi value for money lah bahasa kerennya. Begitu ada diskon mereka akan tergerak,” papar Menpar.

Baca juga:  Mau Wisata ke Magelang? Download Saja Aplikasi "Pesona Magelang" di Playstore

Ia menegaskan, strategi menggaet 17 juta wisman tahun ini bisa terbantu dengan adanya Hot Deal. Pasalnya, turis dari Singapura selalu tertarik dengan diskon besar yang ditawarkan dalam program Hot Deal. “Saya adalah orang yang meyakini supply itu bisa menggerakkan demand. Kalau yang tadinya (harga) 49 dolar dijual hanya 20 dolar, orang yang tadinya tidak mau pergi malah jadi pergi karena 20 dolar itu,” kata Menpar.

Ia mengatakan, pemerintah bersama stakeholer pariwisata menerapkan tiga strategi agar target kunjungan 17 juta wisman tahun ini dapat tercapai. Ketiga strategi tersebut adalah memberikan insentif kepada airlines, program Hot Deals ViWI (Visit Wonderful Indonesia) 2018, serta digital marketing platform competing destination model (CDM). (Nikson/ balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.