AMLAPURA, BALIPOST.com – I Gede Eka Widiarta, bocah TK yang terjangkit virus JE (Japanese Enchepalitis) hingga kini terus membaik. Orangtuanya sangat bersyukur, anaknya bisa tertolong.

Tetapi, sepulang dari RSUP Sanglah, kedua orangtuanya kini sangat kesulitan memenuhi kebutuhan Gede Eka, khususnya terhadap susu formula. Sebab, Gede Eka menghabiskan satu kaleng susu formula seharga Rp 250 ribu hanya dalam dua hari.

Ayah Gede Eka, I Wayan Sariada, ditemui di rumahnya, Kamis (19/4), mengatakan satu kaleng susu berat bersih 800 gram habis dalam waktu dua hari. Sebab, setiap tiga jam harus diberikan susu.

Di tengah kondisinya yang seperti ini, Gede Eka sangat membutuhkan bantuan dari para donatur yang peduli, utamanya bantuan susu formula seperti yang disarankan dokter di RSUP Sanglah. “Hasil pemeriksaan lab yang saya terima, anak saya disebutkan menderita Ensephalus Akut (positif JE, red),” katanya.

Baca juga:  Puluhan Diduga Derita MSS, Badung Berstatus "Outbreak"

Sariada menambahkan, setelah dirawat selama hampir 24 hari di RSUP Sanglah, kondisi Gede Eka terus membaik. Sejak anaknya pulang dan berinteraksi dengan lingkungan rumah, memang ada perubahan.

Dari awalnya Gede Eka tidak bisa menggerakkan tangannya, kini sudah mulai belajar menggerakkan tangannya. Dia membenarkan jika anaknya tersebut sudah dinyatakan positif terserang virus JE.

Ini sekaligus meluruskan pernyataan Dinas Kesehatan Karangasem yang menyatakan kasus ini baru suspect. Sariada menyebutkan hasil tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan lab yang diterimanya dari tim dokter RSUP Sanglah.

“Sekarang sudah bisa menggerakkan tangan, tapi belum bisa membuka mulut. Makanya untuk asupan nutrisi masih diberikan susu yang disalurkan melalui selang yang dipasang di hidung,” ungkap Sariada. (Bagiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.