Suasana penetapan DPT yang digelar KPU Tabanan. (BP/ist)

TABANAN, BALIPOST.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Tabanan menggelar rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018, Kamis (19/4). Hasilnya ditemukan adanya pengurangan jumlah data pemilih dari Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Menurut anggota komisioner KPU Tabanan divisi data, I Wayan Sutama, dalam DPT Pilgub Bali memang terjadi pengurangan jumlah pemilih dibandingkan DPS sebanyak 2.193 pemilih. Untuk DPT jumlah pemilih sebanyak 358.154 orang dengan rincian jumlah pemilih perempuan sebanyak 181.731 orang dan pemilih laki laki sebanyak 176.423 orang. Sementara pada DPS sebelumnya tercatat sebanyak 360.347 orang dengan rincian 182.697 orang pemilih perempuan dan 177.650 pemilih laki-laki.

Terkait perbandingan jumlah pemilih ini Sutama mengatakan hal ini diakibatkan adanya data ganda. Nantinya data ini akan disisir kembali, jika ditemukan data ganda kembali akan dilakukan pencoretan. “Data ini juga hasil rekomendasi panwaslu, ada juga berasal dari eksternal dan internal TPS,” terangnya.

Baca juga:  Ditetapkan, Paslon Pilkada Klungkung

Ketua KPUD Tabanan, Ni Luh Darayoni mengatakan DPT ini nantinya akan diturunkan ke masing-masing desa untuk selanjutnya ditempel di banjar dan dicek oleh masyarakat. “Bagi warga yang belum terdaftar di DPT, dikatakannya nanti bisa datang ke TPSnya sesuai dengan domisili dengan membawa KTP atau KK, atau surat keterangan, silahkan dipilih salah satu,” ucapnya.

Darayoni menghimbau masyarakat yang telah memiliki hak pilih untuk memberikan pilihan mereka dalam perhelatan Pilgub Bali 2018. KPU Tabanan menargetan tingkat partisipasi masyarakat Tabanan sebesar 80 persen sama seperti Pemilu sebelumnya. “Target partisipasi pemilih kita 80 persen, kalau nasional targetnya 77,5 persen,” pungkasnya. (Puspawati/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.