Ilustrasi. (BP/dok)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Badung, dipastikan rampung tahun ini. Program sertifikasi terhadap 62.000 bidang tanah di Badung ini dibiayai penuh Pemerintah Pusat. Tanah yang telah tersertifikat hingga kini mencapai 19.000 bidang tanah, pemerintah berkewajiban menuntaskan program tersebut dengan mensertifikat 43.000 bidang tanah lagi.

Kepala Bagian Pemerintahan Pemkab Badung AA Made Wardika, saat dikonfirmasi, Selasa (10/4) membenarkan jika Pemkab Badung urung membiayai pensertifikatan puluhan ribu tanah warga itu. “Dari 43.000 bidang tanah ini, semuanya dibiayai anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Pemkab Badung tak jadi mengalokasikan anggaran untuk program ini,” ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya tetap memberi pendampingan, berupa pencarian data dan sebagainya. Dengan begitu, semua bidang tanah yang ada terdaftar dan dipastikan akan menuntaskan pensertifikatan tanah milik warga tahun ini. “Kami pastikan sisa bidang tanah yang belum diproses pada 2017 akan digenjot pada 2018 ini,” tegasnya.

Baca juga:  11.098 Bidang Tanah di Denpasar Belum Bersertifikat

Mantan Kabag Keuangan Setwan itu mengatakan penyerahannya terhadap lahan yang sudah disertifikat belum dilakukan secara keseluruhan. Penyerahan akan dilakukan serangkaian HUT Mangupura pada September mendatang. “Pemkab Badung berencana mengundang Presiden untuk selanjutnya menyerahkan sertifikat kepada warga,” katanya.

Menurutnya, kendala yang dihadapi dalam pensertifikatan didominasi pada pengumpulan dokumen. Untuk itu, petugas baik dari Bagian Pemerintahan Pemkab Badung selaku tim pendamping dan petugas dari BPN melakukan jemput bola. “Jemput bola ini dilakukan setiap saat baik pagi, siang, ataupun malam,” sebutnya seraya menambahkan perselisihan antarkeluarga yang menjadi ganjalan pensertifikatan telah ditanggulangi dengan fasilitasi dari pihak BPN. (Parwata/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.