SINGARAJA, BALIPOST.com – Sebuah pohon Sengon di Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada tumbang Sabtu (7/4) malam. Batang pohon ini tumbang dan menutup jalan di desa setempat, sampai kendaraan dari kedua arah tidak bisa melintas.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng langsung mengevakuasi pohon. Lalu lintas pun tidak terlalu lama terganggu karena pohon tumbang tersebut.

Perbekel Desa Panji Anom Wayan Gina membenarkan terjadi pohon tumbang di desanya. Dia mengatakan, pohon di kebun salah seorang warganya itu itu tumbang sekitar pukul 21.35 wita. Sebelum kejadian, hujan melanda Desa Panji Anom dan sekitarnya sejak sore hingga malam hari.

Diduga, karena hujan dan angin kencang, pohon sengon dengan diameter pohon sekitar 25 centimeter itu tumbang. Apalagi, posisi batangnya sudah miring, sehingga tidak kuat menyangga dan akhirnya tumbang.

Posisi dekat dengan jalan raya, sehingga pohon itu tumbang dan menutup jalan. Beruntung, saat kejadian lalulintas sepi, sehingga tidak terjadi korban jiwa dalam kejadian ini. “Benar ada pohon tumbang itu dan kami sudah lapor ke BPBD dan sudah ditangani. Batang pohonnya sudah miring dan ditambah ada angin kencang mungkin batanggnya itu tidak kuat menyangga, sehingga pohonnya tumbang,” katanya.

Baca juga:  Tenda Darurat Mulai Disiapkan BPBD Buleleng, Ini Lokasinya

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur mengatakan, setelah pihaknya mendapat laporan pohon tumbang, Tim TRC langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Kendati hari gelap dan suasana masih mendung, sejumlah personel TRC sigap mengevakuasi pohon yang menghalangi jalan.

Dengan mengerahkan empat unit mesin pemotong, pohon sengon tersebut berhasil dievakuasi, sehingga lalu lintas kembali normal. “Kami terjunkan peronel TRC dan pohonnya langsung kami potong-potong dan tidak terlalu lama lalu lintas kembali normal,” tegasnya. (Mudiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.