Petugas menyuntikkan vaksin pada anjing peliharaan warga. (BP/dok)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Vaksinasi anjing massal sebagai antisipasi rabies kembali bergulir di kabupaten Klungkung. Program yang berlangsung dari April hingga Juli mendatang ini ditargetkan menyasar 14.200 ekor yang tersebar di seluruh kecamatan.

Kepala Dinas Pertanian Klungkung, Ida Bagus Gde Juanida menyampaikan, Selasa (3/4), program tahunan ini dimulai dari Kecamatan Dawan dengan mengerahkan tim serupa dengan tahun sebelumnya. Nantinya, ini akan berlanjut ke Kecamatan Klungkung, Banjarangkan dan terakhir di Nusa Penida. “Tim sudah bergerak. Kemarin ada di Desa Sampalan Klod. Mudah-mudahan bisa dua minggu seluruh desa disasar. Kemudian lanjut lagi ke kecamatan lain,” jelasnya.

Vaksin yang disediakan pemkab mencapai 5.000 dosis. Tentu tak mampu menutupi seluruh kebutuhan. Ini akan mendapat pasokan tambahan dari pemerintah provinsi Bali maupun pusat. “Kami sudah sampaikan kebutuhan vaksinnya,” sebutnya.

Meski baru mulai, diperkirakan program ini terkendala anjing yang diliarkan oleh pemilik, sama seperti sebelum-sebelumnya. Hal ini cukup menyulitkan petugas, terutama di wilayah Kecamatan Nusa Penida yang kondisi geografisnya cukup menantang. “Kami terus sosialisasikan. Supaya masyarakat bisa membantu. Petugas juga bawa jaring untuk menangkap anjing yang diliarkan,” jelas mantan Kepala Kantor Ketahanan Pangan Klungkung ini.

Baca juga:  Antisipasi Tahanan Kabur, Polres Tingkatkan Pengecekkan

Ditegaskan, vaksinasi tidak hanya dilaksanakan selama tiga bulan saja. Namun akan ada penyisiran untuk anjing yang belum tersasar, sehingga dapat tercapai seratus persen. “Yang massal ini hanya jadwal inti. Nanti, akan ada lanjutan lagi,” terangnya.

Ia pun menyebutkan sejak Januari hingga Maret tahun ini belum ada kasus rabies di bumi serombotan. Demikian pula pada 2017. Meski demikian, langkah pencegahan tetap dilakukan. “2017 sesuai hasil lab, negatif rabies. Sekarang juga tidak ditemukan. Kami ingin dengan vaksinasi ini, hal seperti itu bisa diantisipasi. Mohon kesadaran warga untuk memperhatikan kesehatan anjing maupun hewan yang berpotensi menularkan rabies,” tandasnya.

Anjing yang menjadi sasaran tahun ini lebih banyak dari 2017, yakni 13.274 ekor. Yang berhasil tervaksin mencapai 11.619 ekor, atau sekitar 87 persen. (Sosiawan/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.