I Nyoman Tjatra saat diamankan petugas Satpol PP Gianyar. (BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com – Warga dikejutkan aksi mengamuk yang dilakukan I Nyoman Tjatra (61), warga Lingkungan Batur Sari, Kelurahan Bitera, Kecamatan Gianyar, Senin (26/3). Tjatra yang juga seorang pemangku ini mengamuk dengan membawa pisau. Satpol PP Gianyar pun turun melakukan pengamanan terhadap orang dengan gangguan jiwa ini, kemudian dibawa ke RSJ Bangli.

Tjatra selama ini  berstatus pemangku di Pura Batur Sari, dan memang memiliki riwayat pernah berobat ke RS Jiwa. Saat pertama kali kumat Tjatra bisa dibawa berobat ke RSUJ Bangli dengan cepat oleh pihak keluarga. Namun untuk kedua kalinya ini, sakit jiwa Tjatra bertambah parah.

Tjatra diketahui sudah mulai mengamuk sejak Minggu (25/3).  Kala itu, Tjatra keluar rumah dengan mengomel sembari membawa sebilah pisau. Nah puncaknya pada Senin kemarin, Tjatra sempat merusak tembok rumah warga. Merasa khawatir, warga lantas melaporkan kejadian ini kepada Satpol PP Gianyar. “ Satu regu dari Satpol PP kemudian terjun ke lingkungan Batur Sari untuk mencari Tjatra yang mengenakan pakaian pemangku, “ ungkap ,” jelas petugas Satpol PP Gianyar, I Wayan Nastra, Senin kemarin.

Baca juga:  Pria Ini Ngamuk dan Bogem Warga, Dilarikan ke RSJ

Nah saat ketemu Tjatra disebut sedang mengomel. Petugas Satpol PP pun sempat ditantang, bahkan diancam akan digorok oleh Tjatra. Satpol PP sempat membujuk untuk ikut berobat, namun ditolak. Hingga akhirnya Tjatra berteriak lalu mengamuk. “Akhirnya saya kunci tangannya, lalu borgol,” ujar Nastra yang merupakan guru Perisai Diri itu.

Setelah berhasil diringkus, Tjatra langsung dilarikan ke RSUJ Bangli. Perlu diketahui, Satpol PP Gianyar ini sudah banyak menangani orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang mengamuk. “ Sepanjang Januari-Maret 2018 ini, ada 9 kasus. Rata-rata yang ditangani ini memiliki riwayat kartu kuning, “ tandas I Wayan Nasta. (manik astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.