SINGARAJA, BALIPOST.com – Satu rumah milik warga di Lingkungan Bebengan, Dusun Tabang, Desa Bebetin, Kecamatan Sawan tertimbun tanah longsor, Kamis (7/3). Rumah semi pernanen itu rusak parah, hingga keluarga menempati rumah tersebut terpaksa mengungsi ke rumah keluarganya.

Informasi dikumpulkan di lapangan menyebutkan, sebelum kejadian hujan deras mulai melanda Buleleng sekitar pukul 13.15 Wita. Saat kejadian, pemilik rumah Made Mudarsa bersama istrinya Nengah Suarmini sedang bekerja.

Sementara anaknya Kadek Ranggara Putra Dinata, serta Putu Ari Ardianti sedang bermain di rumah temannya. Saat itu tiba-tiba tanah terjal tepat di atas posisi bangunan rumahnya longsor. Tanah dengan ketinggian sekitar tujuh meter itu ambruk dan menimpa bagian belakang rumah Mudarsa.

Benturan itu merusak tembok kemudian tanah menimbun perlengkapan rumah tangga milik korban. Beruntung, rumah dalam kondisi kosong, sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Baca juga:  Hujan Lebat Terus Mengguyur, Sejumlah Kawasan Ini Diatensi BPBD Bangli

Babinsa Desa Bebetin, Kecamatan Sawan Bripka Cening Darmayasa seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK mengatakan diduga longsor terjadi karena hujan deras menggerus tanah di sekitar rumah korban. Sebagian rumah korban rusak berat dengan kerugian diperkirakan senilai Rp 50 juta.

Perbekel Desa Bebetin, Kecamatan Sawan Ketut Laksana mengatakan, untuk sementara, korban mengungsi di rumah kerabatnya. “Syukur saja tidak ada korban jiwa. Tanah terjal itu labil karena intensitas hujan tinggi dan pemebrsihan belum bisa dilakukan karena cuaca tidak mendukung,” katanya.

Kejadian tanah longsor itu dengan cepat beredar di masyarakat. Warga di sekitar lokasi pun ramai mendatangi lokasi. Rencananya, BPBD bersama relawan dan warga akan bergotong royong pada Jumat (9/3) untuk membersihkan lumpur yang menutup bagian rumah korban. (Mudiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.