gubernur
Gubernur Made Mangku Pastika. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengaku belum tahu dibatalkannya rencana pembangunan bandara di Buleleng. Kendati, pembatalan itu disampaikan langsung oleh Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, merujuk pada hasil studi World Bank dan Sarana Multi Infrastruktur (PT. SMI).

“Saya belum tahu ini, apakah betul-betul dibatalkan apa tidak, karena kalau memang, kita tergantung kepada anggaran pemerintah,” ujarnya usai menggelar Simakrama di Wantilan DPRD Bali, Sabtu (3/3).

Pastika menyadari Bali saat ini sudah cukup maju dengan adanya Bandara I Gusti Ngurah Rai. Menurut mantan Kapolda Bali ini, keindahan bandara internasional itu tidak ada yang menandingi di Indonesia.

Namun demikian, pihaknya tetap akan mencari kejelasan langsung dari Menteri Luhut terkait dibatalkannya rencana bandara di Buleleng. “Pasti (diskusi dengan Luhut, red). Itu (bandara di Buleleng) mimpi kita dan sudah ada dalam Perda No.16 Tahun 2009 tentang RTRWP. Artinya, payung hukumnya sudah jelas dan itu adalah keinginan kita semua,” jelasnya. (Rindra Devita/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.