UNBK
Kepsek SMKN 1 Amlapura, I Wayan Artana. (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOSRT.com – Sekolah SMKN 1 Amlapura tahun ini belum bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Hal itu dipicu akibat sekolah masih kekurangan sarana dan prasarana komputer yang memadai untuk menunjang melaksanakan UBKB tersebut.

Kepsek SMKN 1 Amlapura, I Wayan Artana, mengungkapkan, tahun ini sekolah belum bisa melaksanakan UNBK dan masih menggunakan sistem UNKP.

Kata dia, belum bisa dilaksanakannya UNBK, menyusul sekolah belum memiliki sarana dan prasana computer yang memadai untuk menunjang pelaksanaan UNBK. “Jika sarana computer medadai sejatinya kami ingin melaksankan UNBK. Tapi, karena dari segi fasilitas computer belum memadai, maka dari itu tahun ini belum melaksanakan UNBK,”ucapnya

Menurut Artana, sekarang ini pihaknya hanya memiliki sebanyak 20 unit computer. Atas kondisi itu, Kata Artana sejatinya pihaknya ingin bergabung dengan SMAN 1 Amlapura agar bisa menggelar UNBK, akan tetapi karena aturan tidak memperbolehkan untuk digabung dengan siswa dari sekolah lain, maka dari itu terpaksa tetap melaksanakan UNKP. Atas kondisi itu, pihaknya berharap kedepannya ada bantuan sarana computer dari pemerintah. Mengingat, selama ini belum pernah menerima bantuan computer dari pemerintah.

Baca juga:  Di Buleleng, 10 SMP Gelar UNBK

Untuk menambah sarana computer, jelas dia tahun ini pihak sekolah akan melakukan pengadaan sebanyak 20 komputer. Dana yang dipergunakan untuk pengadaan computer tersebut dari dana sekolah. Karena bantuan dana BOS, tidak bisa dipergunakan sepenuhnya untuk pengadaan computer karena dana BOS hanya dapat dipergunakan untuk membeli lima unit computer dan satu laptop saja. “Kita hanya sedikit bisa melakukan pengadaan karena banyak anggaran operasional sekolah diarahkan untuk pembayar Orang Perjam Tatap Muka (OJTM). Jadi, dengan tambahan kompuer baru, nantinya kita memiliki sebanyak 40 komputer,” katanya.

Lebih lanjuit dikatakannya, di SMKN 1 Amlapura ada lima jurusan yakni Teknik Kendaraan Ringan (otomotif) sebanyak 18 siswa, Teknik Sepeda Motor (31), Keperawatan (87), Akomodasi Perhotelan (143) dan Tata Boga (107). Sebagai persiapan UN, semua siswa sudah mengikuti Uji Kompetesnsi Keahlian yang dimulai sejak 23 Februari sampai 1 Maret. “Kini mereka sudah mengikuti kegiatan ini di tempat-tempat yang sudah ditentukan. Mereka dilatih orang-orang yang ahli dibidangnya. (eka prananda/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.