Ilustrasi. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tidur merupakan cara yang paling baik untuk melepaskan lelah dan memulihkan tenaga. Namun sejumlah orang justru merasa lemas setelah bangun tidur.

Hal ini dikarenakan tidur yang dijalani tidak berkualitas. Ada beragam penyebab yang memicu lemasnya tubuh saat bangun tidur.

Berikut 5 diantaranya, dikutip dari klikdokter.com :

1. Bermain gawai sebelum tidur

Tidak sedikit orang yang memainkan gawai sebelum memutuskan untuk tidur. Padahal, kebiasaan ini dapat membuat otak berpikir lebih keras, hingga akhirnya Anda akan sulit mengantuk.

Keasyikan bermain gawai sebelum tidur juga dapat membuat Anda lupa waktu. Alhasil, Anda pun akan tidur terlalu larut. Meski kelihatan sepele, ternyata hal tersebut berkontribusi pada terjadinya badan lemas saat bangun tidur.

2. Konsumsi makanan berat di malam hari

Jika Anda mengonsumsi makanan berat di malam hari, maka tubuh akan bekerja keras mencerna makanan tersebut sepanjang tidur. Hal ini membuat sistem pencernaan bekerja lebih berat, sehingga kualitas tidur juga akan ikut terganggu.

Di samping itu, makanan berat yang Anda konsumsi di malam hari juga dapat meningkatkan produksi asam lambung. Kemudian, saat asam lambung naik dan Anda tiduran dengan posisi telentang, maka asam tersebut akan naik ke tenggorokan dan menyebabkan terjadinya sesak atau bahkan nyeri dada. Hal ini pada akhirnya akan mengganggu tidur, sehingga Anda berisiko tinggi untuk mengalami keluhan badan lemas di pagi hari.

Baca juga:  Sambil Tidur Ternyata Bisa Bakar Kalori, Ini Caranya

3. Konsumsi kafein berlebihan

Kafein membuat Anda terhindar dari kantuk. Oleh karena itu, bila Anda mengonsumsi minuman yang mengandung senyawa ini di sore atau malam hari, bukan tak mungkin Anda akan terus terjaga sepanjang malam. Keadaan ini pada akhirnya akan membuat Anda tidur terlalu larut atau benar-benar terjaga, sehingga keluhan badan lemas di pagi hari tak lagi bisa dihindari.

4. Kurang olahraga

Sebuah studi menyatakan bahwa olahraga secara teratur, sebanyak 3–4 kali per minggu dapat meningkatkan kualitas tidur. Selain menyehatkan tubuh, aktivitas positif ini juga dapat menenangkan diri, meredakan stres, dan membangkitkan suasana hati yang positif. Alhasil, Anda dapat tidur lebih lelap, dan tidak akan mengalami badan lemas saat bangun nanti.

5. Stres dan banyak pikiran

Memikirkan banyak hal di malam hari akan membuat otak Anda terus ‘berputar’. Hal ini menyebabkan suasana hati ikut berubah, sehingga keinginan untuk tidur akan teralihkan dengan hal-hal lainnya. Bila ini terjadi secara berkelanjutan, tak heran bila Anda kerap mengalami badan lemas saat bangun tidur di pagi hari. (Goes Arya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.