Kepsek SMAN 1 Rendang Wayan Janiarta menyerahkan hadiah pada pemenang lomba serangkaian Bali Post Goes to School, Sabtu (24/2). (BP/gik)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Program Bali Post Goes to School (BPGS) yang kedua di Karangasem berlangsung lancar dan sukses. Di balik meriahnya acara, ada dukungan berbagai pihak, seperti Pemkab Karangasem, KNPI Karangasem dan SMAN 1 Rendang.

Sebagai tuan rumah, Kepala SMAN 1 Rendang, I Wayan Janiarta, mengaku bangga dan bersyukur. Karena melalui kegiatan seperti ini akan mampu memotivasi anak-anak untuk menumbuhkembangkan kreativitas dan daya saing mereka dalam berprestasi. Sehingga nantinya tumbuh menjadi insan-insan muda Karangasem yang cerdas, berprestasi, bermartabat dan memiliki daya saing global.

Kegiatan BPGS ini dinilainya juga dapat menyegarkan kembali pikiran anak-anak di Karangasem, yang sebagian besar baru pulang dari pengungsian pascaturunnya status Gunung Agung. “Bali Post Goes to School ini memperlihatkan kepedulian yang tinggi terhadap anak-anak,” kata Janiarta, dihadapan peserta lomba, Wakil Bupati Karangasem dan Pimpinan Kelompok Media Bali Post, Satria Naradha dan undangan lainnya.

Ia mengatakan pada saat terjadinya kenaikan status Gunung Agung dari level siaga ke awas, SMAN 1 Rendang digunakan bersama-sama dengan anak-anak dari SMPN 2 Rendang dan SMPN 3 Rendang. “Pada pagi hari gedung sekolah digunakan untuk pembelajaran anak-anak SMA dan sore harinya digunakan untuk pembelajaran bagi anak-anak dari SMPN 2 Rendang dan SMPN 3 Rendang. Agar seluruh kegiatan belajar mengajar waktu itu bisa tetap berjalan,” kata Janiarta.

Baca juga:  Inovasi Siswa SMPN 3 Denpasar, Dari Rompi Antipeluru hingga Casing HP Antiradiasi

Dengan demikian, walau mereka tinggal di pengungsian, proses pembelajaran bagi mereka tetap dapat berlangsung. Pihak sekolah ingin menjaga asa mereka dalam menempuh pendidikan, berharap mereka bisa maju bersama dan hebat semua.

Karena ini sebagai rumah belajar dan tempat untuk menanamkan nilai-nilai karakter bangsa. Ketua OSIS SMAN 1 Rendang, Tyska Permata Sari, mengaku sejak awal memang bersemangat ikut terlibat dalam kegiatan ini. Selain menambah wawasan dalam mengelola organisasi OSIS, kegiatan ini juga melatih jiwa sosial dan membangun bersama-sama generasi emas yang akan menjadi tumpuan SDM Bali ke depan.

“Ini kegiatan kami pertama kali. Sama sekali bukan beban. Setelah berjalan sukses, kami juga senang. Sebentar lagi, bulan bahasa. Dengan pengalaman ini, kami akan lebih siap nanti melaksanakannya,” katanya.

Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, juga mengapresiasi inisiasi Bali Post, dalam mempercepat proses pemulihan mental anak-anak korban dampak bencana Gunung Agung. (Bagiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.