Sejumlah PNS di Banyuwangi menggelar rapat. (BP/udi)

BANYUWANGI, BALIPOST.com – Kekurangan jumlah PNS melanda Kabupaten Banyuwangi. Pemkab setempat mengusulkan penambahan sebanyak 750 calon PNS (CPNS). Banyaknya penambahan ini menyusul tingginya jumlah PNS yang memasuki masa pensiun.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Banyuwangi, Sih Wahyudi menjelaskan usulan formasi CPNS telah diajukan pada 30 Januari 2018. “Sudah kita kirim suratnya ke Kemenpan RB. Kalau disetujui, maka akan kita buka untuk rekruitmen 2018,” jelasnya, Selasa (20/2).

Menurutnya, penerimaan CPNS biasanya akan digelar akhir triwulan keempat, menjelang akhir tahun. Pihaknya berharap, usulan tersebut bisa lolos dan disetujui pusat. Saat ini, jelasnya, jumlah PNS di Pemkab Banyuwangi mencapai 10.856 orang. Rinciannya, 6.384 adalah guru, sisanya 4.472 tenaga administrasi.

Sementara, jumlah PNS yang pensiun di tahun 2017 sebanyak 554 orang, sedangkan tahun 2018 sebanyak 504 orang. Jika dirata-rata, dalam setiap bulan ada sekitar 40 orang PNS yang memasuki masa pensiun. Sedangkan rekruitmen CPNS terakhir digelar tahun 2013. Sehingga, usulan CPNS ini kata dia, disesuaikan dengan kebutuhan.

Baca juga:  Diduga Korban Perampokan, Lurah Wanita Ditemukan Terikat di Sungai

Ditambahkan, formasi yang diajukan tahun ini kebanyakan tenaga pendidikan. Lalu, kesehatan dan fungsional umum. Dari ketiga bidang ini, paling banyak formasi yang diajukan adalah guru SD.

Sebab, dari kalangan PNS yang pensiun, paling banyak dari guru SD. Sedangkan bidang kesehatan, dibutuhkan tenaga dokter umum, dokter spesialis, dan perawat. “Pemkab tidak hanya membutuhkan lulusan sarjana, namun juga lulusan sekolah vokasi, mulai SMK hingga lulusan diploma. Karena kita sebenarnya juga butuh tenaga-tenaga terampil siap pakai dari lulusan vokasi tersebut dengan kualifikasi tertentu,” pungkasnya. (Budi Wiriyanto/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.