NEGARA, BALIPOST.com – Ni Kadek Sri Utami (17), seorang pelajar SMK 5 Negara asal Medewi yang dilaporkan hilang oleh orang tuanya sejak Senin (19/2) sore akhirnya ditemukan. Naasnya remaja belasan tahun ini ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Jenazah Sri Utami pertama kali dilihat seorang nelayan asal desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Ahmadi (40), Selasa (20/2). Ia menemukan mayat di perairan Pulukan, Kecamatan Pekutatan. Mayat berjenis kelamin perempuan ini mengambang dalam posisi tertelungkup.

Saat ditemukan mayat masih mengenakan pakaian lengkap berupa celana panjang ketat dan baju hitam. Ahmadi yang saat itu hendak pulang ke Pengembengan usai mencari ikan terkejut melihat sosok tubuh mengambang di perairan yang dilintasi jukungnya. Ia awalnya mengira yang melintas itu batang pohon.

Namun setelah dari dekat, ternyata sosok tubuh gadis. “Masih sangat muda, kira-kira masih SMP, gadis,” ujar Ahmadi.

Lantaran ia sendiri di atas jukung, tak mampu mengangkat dan memilih menyampaikan itu ke nelayan yang lain. Akhirnya mayat tersebut dievakuasi nelayan lainnya dibawa ke dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan.

Baca juga:  Dua Minggu Hilang, Jedeg Ditemukan Jadi Mayat

Pencarian siswi SMK yang diduga hilang di Yehembang ini dilakukan sejak Selasa pagi oleh Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana dan Polair dibantu nelayan. Petugas melakukan pencarian di sekitar Rambut Siwi, setelah mendapati sepeda motor berikut tas dan jaket korban di parkiran Rambut Siwi.

Sekitar pukul 21.00 Wita, jasad korban dievakuasi di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Kecamatan Negara. Perwakilan keluarga juga ikut datang di Pengambengan untuk memastikan jasad itu merupakan korban.

Jasad korban yang mengambang akhirnya dibawa oleh Buyadi, nelayan asal Muncar, Banyuwangi. Koordinator Pos Basarnas Jembrana, Komang Sudiarsa mengatakan dari identifikasi oleh keluarga, jenazah tersebut dipastikan korban yang hilang di Rambut Siwi. (Surya Dharma/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.