UNBK di Tabanan
Suasana pelaksanaan UNBK di Tabanan, Senin (10/4). (BP/dok)

TABANAN, BALIPOST.com – Ujian nasional tingkat sekolah menengah pertama (SMP) mulai mengarah pada ujian nasional berbasis komputer (UNBK), sama halnya dengan SMA/SMK. Namun, tidak semua sekolah bisa menggelar UNBK karena kendala ketersediaan komputer. Di Tabanan sendiri, dari 43 SMP yang terdata baru tujuh sekolah yang menyatakan siap menggelar UNBK.

Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Gede Susila mengaku, pihaknya sudah terus mendorong tiap sekolah agar bisa memiliki lab komputer yang memadai. Ini mengacu pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). “Kami terus mendorong semua sekolah bisa melaksanakan UNBK, namun masih terkendala ketersediaan komputer,” ungkap Susila didampingi Kabid SMP I Made Dharmawita.

Dikatakan tujuh sekolah yang siap pelaksanaan UNBK yakni SMPN 2 Kerambitan, SMPN 1 Pupuan, SMPN 4 Pupuan, SMPN 1 Selemadeg Timur, SMPN 2 Selemadeg Timur, SMPN 1 Tabanan dan SMPN 4 Tabanan, dengan jumlah siswa yang akan mengikuti UNBK sebanyak 1.345 orang dari total siswa yang akan ikut UN di tahun 2018 sebanyak 6.325 orang. “Dari tujuh sekolah yang siap UNBK, dua sekolah siap melakukan secara mandiri karena komputer yang tersedia memadai yakni SMPN 1 dan 4 Pupuan,” sebutnya.

Baca juga:  Zona Merah, Dua Sekolah Diberikan Sosialisasi Bahaya Rabies

Ke depan, pihaknya berharap agar seluruh sekolah bisa menggelar UNBK. Diakui, ada kendala pengadaan komputer yang memadai karena ada sekolah dengan jumlah siswa yang sangat banyak sehingga memerlukan komputer yang tidak sedikit. Ada beberapa sekolah yang sudah memiliki komputer, namun jumlahnya belum mencukupi jumlah siswa yang ada.

Salah satu sekolah yang belum menyelenggarakan UNBK di Tabanan yakni SMPN 3 Tabanan. kepala SMPN 3 Tabanan I Made Sandiartha ditemui terpisah mengakui, jika pihaknya belum bisa menggelar UNBK. “Tahun ini belum bisa, karena belum memiliki komputer yang memadai, tapi siswa kami akan ikut uji coba,” katanya.

Di Tabanan jumlah SMP ada 43 sekolah. Dari jumlah tersebut, 36 sekolah negeri dan sisanya 6 sekolah swasta termasuk madrasah. Tahun 2018 ini sebanyak 6.325 siswa yang akan mengikuti ujian nasional terdiri dari 3.199 siswa dan 3.126 siswi dengan jumlah ruang sebanyak 318 buah. (Puspawati/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.