Menkes Nila Moeloek saat peresmian fasilitas produksi Rapid Test Kimia Farma, Rabu (24/1). (BP/iah)

DENPASAR, BALIPOST.com – Fasilitas produksi rapid test (RT) milik Kimia Farma yang berlokasi di Denpasar, Rabu (24/1) diresmikan. Peresmian fasilitas produksi di lahan seluas 375 meter persegi ini dilakukan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek.

Menurut Menkes keberadaan fasilitas produksi ini sangat baik sekali. Sebab, terdapat sejumlah alat RT yang diproduksi. “Diagnosa atau membuat diagnosis makin cepat makin baik karena penanganannya bisa dilakukan segera. Ini merupakan terobosan yang baik sekali, karena rapid test yang diproduksi untuk sejumlah penyakit, seperti hepatitis, AIDS, Sifilis, dan Malaria, serta Dengue,” katanya.

Ia menilai keberadaan fasilitas ini di Bali dikarenakan Kimia Farma memiliki lahan yang bisa dimanfaatkan. Ia pun berharap melalui keberadaan fasilitas produksi ini, Bali yang selama ini dikenal sebagai pulau wisata juga bisa dikenal dengan industri alat kesehatannya.

Baca juga:  Kimia Farma Berbagi Kasih dengan Pengungsi Gunung Agung

Sementara itu, Direktur Utama Kimia Farma Honesti Basyir mengatakan ditargetkan fasilitas akan memproduksi RT pada Februari depan. Total akan diproduksi 30 juta test kit selama setahun atau 100 ribu test kit selama sehari. “Sasaran pasar yang akan kami tuju adalah pemerintah, misalnya dengan memenuhi kebutuhan Kementrian Kesehatan melalui P2PL, dan pasar swasta dengan memasok test kit untuk rumah sakit dan klinik,” ujarnya.

Ia mengatakan kedepannya, Kimia Farma akan melakukan pengembangan bahan baku antibodi lokal di Indonesia melalui kerjasama dengan para peneliti dari Universitas Andalas di pabrik ini. “Fasilitas Produksi Rapid Test ini merupakan wujud komitmen kemandirian Kimia Farma dalam mengembangkan produk lokal Indonesia serta sebagai upaya Perseroan menjadi perusahaan Healthcare pilihan utama yang terintegrasi dan menghasilkan nilai yang berkesambungan,” tegasnya. (Diah Dewi/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.