BANGLI, BALIPOST.com – Akibat tanah longsor membuat akses jalan Dusun Penyebeh menuju Dusun Padpadan, Desa Pengotan, Bangli sempat lumpuh total. Agar bisa dilewati warga, secara swadaya mencoba membersihkan material longsoran agar kendaraan roda dua bisa lewat. Sementara untuk roda empat belum bisa lewat mengingat material belum sepenuhnya dibersihkan. Agar bisa dilewati roda empat, warga masih menunggu alat berat loader dari Kabupaten.

Kadus penyebeh Nyoman Wardana mengungkapkan, kejadian tanah longsor ini kemungkinan terjadi kemarin malam (Senin red). Sebelum longsor, wilayah Pengotan memang di guyur hujan lebat beberapa jam. “Kalau pastinya kurang tahu. Yang jelas malam. Karena kemarin (Senin red) ada warga yang lewat sekitar pukul 19.00 Wita belum longsor. Mungkin setelah itu baru longsor,” ungkapnya.

Dikatakannya, agar jalan dapat dilalui warga, sejak pukul 06.00 Wita puluhan warga gotong royong untuk membersihkan material longsoran. Hanya saja, warga tidak bisa bisa membersihkan semua material longsoran termasuk mengangkat akar bambu yang berada di tengah jalan karena banyaknya material longsoran.

Baca juga:  PLTM Muara akan Listriki 2.500 Rumah di Buleleng

Untuk mengangkat dan membersihkan material agar bisa dilalui kendaraan roda empat, pihaknya masih menunggu alat berat loader dari Kabupaten. “Kami lakukan pembersihan sementara agar bisa dilewati roda dua saja. Terutama anak-anak SMP, SMA termasuk warga yang mengantar anaknya SD memakai roda dua bisa melewati jalan ini. “Kalau tidak empat samasekali belum bisa dilalui. Agar jalan bisa dilalui warga sekitar sejam mengangkat material longsor,” katanya.

Sementara Kasi Kedaruratan BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa mengatakan, pihaknya sudah akan mendatangkan alat berat untuk membersihkan material longsor. “Alat sudah diperjalanan. Nanti kalau jalan masih licin karena masih ada tanah, kita akan datangkan damkar untuk menyemprot agar jalan bersih,” katanya. (Eka Parananda/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.