DENPASAR, BALIPOST.com – Dua peselancar BaIi yakni Nyoman Suartana dan Gede Subagiasa, saat ini mengikuit seleksi nasional (seleknas) pembentukan timnas Asian Games (AG), di Pantai Ancol, Jakarta Utara. Tercatat total 18 atlet yang mengikuti seleknas, dan tim definitif diharapkan hanya berkekuatan 10 peselancar.

Pelatih selancar timnas Merah-Putih AG Wayan Sujana, di Denpasar, Senin (22/1) kemarin, menjelaskan, dalam seleksi selama 15 race, untuk nomor RSX putra, Nyoman Suartana peringkat pertama, disusul Gede Subagiasa, kemudian Susilo (Jatim), Hendra (Banten), Wirna (Jabar), dan Sandi (Kaltim).

Sedangkan untuk nomor RSX putri, peringkat pertama diduduki Riyo (Jatim), dan Ratiah (Banten). Untuk nomor RS One mix (campuran putra dan putri), urutan pertama Ridwan (DKI)/Nabila (DKI), disusul Dadang (Sulsel)/Kiky (Sulsel), Deky (Banten)/Neni (Kaltim). Wayan Sujana mengemukakan, pihaknya berniat menjaring skuad timnas AG, paling lambat akhir Januari nanti.

Ia pun memutuskan, merekrut skuad timnas untuk RSX putra (2), dan putri (2), ditambah RS One mix (3 pasanga), sehingga totalnya berkekuatan 10 peselancar. ‘’Konsekuensinya, kami akan mendepak delapan peselancar. Sebenarnya, peselancar Bali Gusti Bagus Gopala Sulaksana juga dipanggil seleknas, tetapi yang bersangkutan sibuk belajar , karena masuk sekolah di SMA,’’ jelas dia.

Baca juga:  Aman, Kebutuhan Air Bersih Selama Asian Games

Dikemukakan, setelah merekrut 10 atlet, pihaknya bakak memproyeksikan mereka berlaga pada Singapore Open, di Singapura, 7-11 Februari mendatang. Sujana bakal menerjunkan atlet Bali seperti Gopala Sulaksana, Gusti Ayu Candra Pertiwi Sulaksana, Duta Kirana, serta Gusti Danendra Menzel, ‘’Nyoman Suartana dan Subagiasa jika tidak diberangkatkan pelatnas, kami pun memasukkan nama keduanya membela Bali,’’ ungkap Sujana.

Sujana menjadi pelatih selancar AG sendirian, hanya dibantu mekanik. Bahkan, dirinya biasa menjadi pelatih merangkap manajer tim, sebagaimana pada Olimpiade, di Beijing 2008 silam. ‘’Saya hanya mendampingi Gusti Made Oka Sulaksana, yang terjun di Olimpiade,’’ kenangnya. (Daniel Fajry/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.