Tim Sabata Polda Bali mengumpulkan puluhan ABG yang sedang pesta miras.(BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Puluhan ABG (anak baru gede) yang sedang “pesta” miras di jalan Pulau Serangan, Minggu malam (21/1) dibubarkan Tim Satuan Bhayangkara Anti Bandit Kejahatan Jalanan dan Anarkis (Sabata) Polda Bali. Mereka pun langsung dibina dan diberikan sanksi push up, lari serta jalan jongkok.

“Kami sering dapat informasi jika di jalan tersebut sering anak remaja hingga dewasa nongkrong dalam jumlah banyak. Oleh karena itu tim Sabata melakukan patroli ke sana untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja.

Sekitar pukul 01.00 Wita, anggota Sabata melihat banyak ABG masih nongkrong di sana. Bahkan mereka pesta arak dan tuak. Selanjutnya para remaja tersebut dikumpulkan dan dibina. Selain itu mereka disuruh push up, lari dan jalan jongkok.

Polisi melakukan penggeledahan terhadap badan dan sepeda motornya, tapi tidak ditemukan senjata tajam dan narkoba. Selanjutnya mereka disuruh membubarkan diri dan pulang ke rumahnya masing-masing.

Baca juga:  Kepada Polisi Agus Mengaku Beli Sabu Dari Uang Kuliah

Menurut Kombes Hengky, dari data kerawanan kamtibmas di wilayah Polsek Densel, di seputaran jalan tersebut kerap dijadikan arena balap liar oleh kelompok anak remaja. Mereka memanfaatkan jalan lurus, lebar dan sepi itu untuk adu kecepatan motor. Bahkan tempat ini juga sering dijadikan tempat pesta miras. Keberadaan anak remaja nongkrong di pinggir jalan melewati batas waktu sambil minum miras sangat rawan jadi pelaku atau korban kriminalitas.

“Mereka rentan mengganggu ketertiban umum dan pengguna jalan, bahkan melakukan kejahatan. Apalagi terpengaruh alkohol. Patroli dilakukan Sabata ini akan terus dilakukan sebagai bentuk upaya preemtif dan preventif untuk memberikan rasa aman serta  nyaman kepada warga Denpasar,” ujar lulusan Akpol tahun 1993 ini.(kerta negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.