MANGUPURA, BALIPOST.com – Terkait proyek underpass simpang tugu Ngurah Rai, mulai Sabtu (20/1) hari ini, pengerjaan akan beralih ke sisi selatan. Pengerjaan di lokasi itu, diperkirakan akan mengganggu arus lalin.

Rute yang akan mengalami sedikit gangguan yakni arah Jimbaran menuju ke Bandara. Kasatlantas Polresta Dps, Kompol Rahmawati Ismail saat ditemui lokasi proyek, Jumat (19/1) mengatakan, rekayasa lalin ini akan mengakibatkan penyempitan ruas jalan dari arah selatan atau Jimbaran.

Ia mengimbau kepada pengguna jalan, khususnya yang dari arah jimbaran untuk mencari jalur alternatif jalan lain. Terutama kepada pelaku pariwisata yang menggunakan bus dari arah selatan, diharapkan menggunakan jalur jalan Tol untuk akses lebih cepat. “Akan ada penyempitan di sisi selatan, karena kaitan pembukaan jalur untuk yang mengarah ke Bandara,” ujarnya.

Dikatakan, untuk pengerjaan, diperkirakan akan berlangsung selama 1 bulan sampai jembatan di sisi selatan sudah siap dilintasi. Setelah itu akan ada pengerjaan lain secara bertahap. Dalam setiap tahapan, juga akan membutuhkan rekayasa tersendiri yang berbeda.

Sementara, kepada penumpang pesawat yang akan ke bandara, diharapkan untuk mempersiapkan waktu sebelum keberangkatan. Estimasi waktu agar diperhitungkan. “Semua pihak diharapkan dukungannya, selain itu agar juga selalu mentaati apa yang diinstruksikan dari kepolisian,” harapnya.

Pengguna jalan diharapkan untuk bersabar dan lebih santun dalam mengendarai kendaraannya di jalan.  Selama pengerjaan di sisi selatan, petugas dari Polda, Plresta, Polsek akan bergabung untuk melakukan pengaturan di titik kemacetan. “Kami harap pengguna jalan bersabar dan tertib karena ada sedikit hambatan saat rekayasa lalin. namun kita berusaha agar lalulintas tetap mengalir dan tidak macet, walau ada kepadatan, wajar karena ada pembangunan,” pungkasnya.

Baca juga:  Kembali, Bounty Cruise dan Patagonia Berangkatkan Bantuan ke 3 Gili

Penjabat Pembuat Komitmen 11 Satker Pelaksana Jalan Nasional Metropolitan Denpasar, Nyoman Yasmara menyampaikan, untuk pembangunan Underpass, progres per 18 Januari 2018, sudah mencapai 25,8 persen. Itu meliputi pembangunan jembatan sisi utara dan dinding undrpass di bundara.

Sedangkan untuk jembatan sisi utara, saat in sudah dibuka kembali. Sedangkan, per 19 Januari, dilakukan penutupan untuk pengerjaan jembatan di sisi Selatan.

Menurut Yasmara, selama pengerjaannya nanti akan dilakukan penutupan ruas jalan, dengan panjang 16 meter dan lebar 14 meter. Untuk itu, pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait setiap tahapan pengerjaanya.

Pengerjaan jembatan di sisi selatan, nantinya akan dikerjakan pada malam hari mulai 23.00 wita. Secara teknis pekerjaan jembatan disisi selatan hampir sama dengan sisi utara.

Namun lama pengerjaannya diharapkan bisa lebih cepat. “Pengerjaan di sisi utara menghabiskan waktu 40 hari, sedangkan untuk sisi selatan diharapkan bisa lebih cepat, maksimal 1 bulan sudah jadi,” harapnya. (Yudi Karnaedi/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.