MANGUPURA, BALIPOST.com – PT Tirta Investama Pabrik AQUA Mambal meluncurkan Bank Sampah Jempanang Lestari berskala dusun, Jumat (19/1) di Wantilan Pura Puseh Banjar Jempanang, Belok Sidan, Badung. Tujuannya untuk mengelola sampah bernilai ekonomis warga sekitar yang menjadi nasabahnya.

Kegiatan ini merupakan kerjasama dengan pemerintah Desa Belok Sidan dan Yayasan Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali. Pada kesempatan tersebut juga diserahkan 1 unit motor pengangkut sampah kepada pihak pengelola, serta dilakukan penandatanganan dan penyerahan perjanjian jasa lingkungan yang dikembangkan Aqua Mambal seluas 22,7 Ha kepada 20 orang masyarakat Jempanang.

Dalam sejumlah program kegiatan, Aqua Mambal selalu melibatkan berbagai pihak. Itu dilakukan untuk memastikan inisiatif tersebut dapat berjalan berkelanjutan.

Dari 2016, Danone Aqua telah memberikan perhatian terhadap upaya dalam mengurangi sampah plastik. Dan melakukan program daur ulang sampah plastik melalui berbagai program untuk mendorong lingkungan lebih bersih dan sehat.

Selain itu berbagai kegiatan lain juga dilakukan demi memberi sumbangsih guna terciptanya masyarakat dan lingkungan yang lebih sehat dan lestari. Bank Sampah Jempanang Lestari dibentuk atas inisiasi Aqua Mambal bersama PPLH Bali. Dimana bank sampah ini merupakan pengembangan dari program Water Access Sanitation and Hygiene (WASH) guna mendorong dan membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan, kelestarian lingkungan.

Plant Manager Aqua Mambal, Forcy Tjandra menyampaikan bahwa Aqua Mambal memiliki dual komitmen, yakni sukses dibidang ekonomi juga harus diimbangi dengan sukses dan kontribusi terhadap sosial masyarakatnya. “Bank Sampah ini mengajak seluruh masyarakat Banjar Jempanang untuk mengelola sampahnya, sehingga berdampak positif bagi lingkungan akan kita semua rasakan, sehingga kelestarian alam tetap bisa terjaga dengan baik,” tegas Forcy.

Baca juga:  Saat Nyepi, Kadar Karbondioksida Turun 50 Persen

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung, Putu Eka Martawan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Aqua Mambal yang telah membentuk bank sampah di tingkat banjar bersama PPLH Bali. Juga apresiasi yang luar biasa pada komponen desa dan banjar.

Kegiatan ini merupakan langkah yang benar, karena kedepan dalam mengelola lingkungan, pemerintah Badung mempunyai prinsip dasar yang pro lingkungan, pariwisata budaya yang berwawasan lingkungan, dan filosofi dari agama Hindu yakni hubungan manusia dengan alam. Untuk itu dalam konsep pengelolaan lingkungan, kolaborasi antara swasta dan pemerintah sangat penting.

Eka Marthawan menambahkan keberadaan bank sampah adalah solusi dalam pengelolaan sampah dimasa yang akan datang. Dengan adanya bank sampah ini, selain untuk pelestarian lingkungan, juga ditujukan untuk edukasi.

Karena mengubah paradigma dan perilaku merupakan hal yang sulit. Maka dari itu perlu adanya keterlibatan anak-anak dan semua komponen rumah tangga.

Kesadaran masyarakat terhadap kepedulian lingkungan dan masalah sampah adalah tanggung jawab bersama, sehingga dukungan dari semua pihak, baik itu dari masyarakat, swasta amat dibutuhkan. “Kami berharap  inisiatif yang baik ini bisa diikuti dan diterapkan oleh banjar-banjar yang lain yang ada di desa Belok Sidan,” jelasnya. (Eka Adhiyasa/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.