Umat Hindu bersembahyang di Pura Dalem Puri, Besakih, Senin (15/1). (BP/dok)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Upacara Ngusaba di Pura Dalem Puri, Desa Besakih, Rendang, Karangasem bakal dilaksanakan selama tiga hari mulai 16-19 Januari. Pelaksanaan Ngusabe tahun ini lebih singkat dari tahun sebelumnya.

Pada 2017, Ida Bhatara nyejer selama satu minggu. Dipersingkatnya waktu ngusaba ini, menurut Jro Mangku Pura Dalem Puri, I Gusti Mangku Ngurah Kubayan karena aktivitas Gunung Agung masih tinggi dan status masih level IV (Awas).

Dikatakan Jro Kubayan, pengayah sudah mulai melakukan persiapan sejak dua hari lalu untuk pelaksanaan ritual ini. Mulai dari memasang pengangge, umbul-umbul, penjor dan yang lainnya pascapulang dari mengungsi setelah radius perkiraan bahaya diturunkan menjadi 6 km yang sebelumnya 8-10 km dari puncak.

Sementara untuk dudonan upacara akan dimulai pada Selasa (16/1) yang diawali dengan upacara petabuhan pengembak lawang di Pura Ulunkulkul (membuka semua pintu pitra). Kemudian dilaksanakan petabuhan dan selanjutnya nurun Ida Bhatara dan pada Jumat (19/1) akan dilakukan upacara puncak serta masineb.

Baca juga:  Jika Gunung Agung Erupsi, Ini Tujuh Desa Jadi Lokasi Pengungsian

“Upakara tahun ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena kami tidak ada mengurangi dudonan upakara. Waktu pelaksanaanya saja di perpendek hanya tiga hari nyejer dari sebelumnya tujuh hari nyejer, mengingat kondisi Gunung Agung yang masih Awas,” ungkapnya.

Dikatakannya, pemedek yang tangkil untuk melakukan persembahyangan memang sudah mulai berdatangan sejak dua hari lalu. Namun jumlah pemedek jauh lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya. “Sekarang pemedek mulai agak ramai yang tangkil. Kalau dua hari lalu dan kemarin, memang sudah ada pemedek. Tapi tidak ramai hanya satu dua rombongan saja,” jelasnya. (Eka Parananda/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.