Pasar rakyat
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bertemu dengan pedagang yang akan menempati Pasar Rakyat Semarapura sebelum peresmian, Jumat (12/1). (BP/adv)

PEMBANGUNAN sektor perekonomian terus digenjot pemkab Klungkung. Salah satunya dengan melakukan pembangunan Pasar Rakyat Semarapura yang sudah tuntas akhir 2017. Peresmiannya dilakukan langsung Bupati, I Nyoman Suwirta, Jumat (12/1) ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatangan prasasti.

Pasar Rakyat ini terletak selatan pasar Seni Semarapura ini dibangun dengan dana APBN sebesar Rp 5.557.157.000. Ini merupakan pasar ke dua milik pemerintah yang telah diresmikan Bupati Suwirta, selain 6 pasar desa yang telah berhasil dibangun. Selanjutnya pada tahun ini, pemkab akan mulai membangun lima pasar desa serta revitalisasi Blok A pasar Semarapura menjadi pasar modern dengan anggaran Rp 16 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus dan APBD.

“Semua pembangunan ini baik pasar umum maupun pasar desa adalah wujud komitmen pemerintah Kabupaten Klungkung untuk mendukung ekonomi kerakyatan. Setelah ini akan dilanjutkan dengan revitalisasi Blok A pasar seni Semarapura menjadi pasar modern dengan dana 11 miliar,” ujar Suwirta dihadapan para pedagang.

Bupati asal Nusa Ceningan ini mengaku puas akan bentuk bangunan pasar ini. Berbalut konsep pasar modern, diharapkan pasar tradisional ini diminati konsumen dan menjadi pusat perputaran ekonomi secara berkelanjutan. “Mohon selalu menjaga kebersihan dan ciptakan kenyamanan sehingga akan menarik minat konsumen untuk berbelanja di pasar ini,” pungkasnya.

Kepala UPT Pasar Komang Widyasa Putra menyatakan pedagang yang akan ditempatkan digedung baru ini sebelumnya berjualan di jalan lingkar pasar Semarapura serta para pedagang lancuban, bahan makanan serta kuliner. Pasar ini memiliki 214 tempat berdagang yang terdiri atas 20 kios dan 194 los. Proses pembagian dilakukan dengan pengundian dengan mengutamakan para pedagang lama. “Setelah pengundian selesai selanjutnya tanggal 16 Januari akan dilakukan proses pemindahan para pedagang ke gedung baru,” jelasnya. (Adv/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.