AMLAPURA, BALIPOST.com – Gunung Agung kembali erupsi pada Senin (1/1) malam. Menurut Kepala PVMBG, Kasbani, letusan-letusan masih terus terjadi. Namun intensitasnya kecil.

Ia mengutarakan hujan abu juga terjadi karena erupsi tersebut. Bahkan abu juga sampai di Posko Pemantauan Rendang, Karangasem yang jaraknya 12 kilometer dari Gunung Agung. “Masih ada erupsi-erupsi kecil dan abunya sampai ke sini,” katanya.

Namun ia mengatakan abu erupsi Gunung Agung tidak mengarah ke Bandara Ngurah Rai sehingga penerbangan masih normal. Disebutkannya, aktivitas Gunung Agung masih fluktuatif sehingga erupsi masih terjadi dengan intensitas kecil serta abu juga masih ada.

Abu vulkanik Gunung Agung pada Selasa (2/1) dirasakan pula oleh warga Bangli. Salah seorang warga di Lingkungan LC Subak Aya, Bangli, Ayu mengungkapkan, paparan abu vukanik akibat erupsi Gunung Agung memang sampai di rumahnya. Kata dia, paparan abu akibat erupsi tersebut cukup tebal.

Baca juga:  Warga di KRB III Mulai Ngungsi, Warga di Sini Pilih Tetap Bertahan di Desa 

“Abunya memang cukup tebal. Di bunga kamboja dan di sanggah (tempat suci keluarga, red) cukup banyak ada abu vulkaniknya. Tapi pastinya saya kurang tahu jam berapa erupsi yang terjadi. Yang jelas erupsinya pasti malam hari,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan warga lain asal Banjar Sidawa, Bangli, Wayan Armada. Dikatakan, paparan abu vulkanik yang mengenai pekarangan rumahnya sangat tebal sekali.

Bahkan di mobilnya abu yang melekat cukup banyak. “Sekarang abu masih menempel tebal di mobil. Belum saya bersihkan. Nanti sepulang kerja baru akan dibersihkan,” ujar Armada. (kmb/balitv)

 

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.