BANYUWANGI, BALIPOST.com – Menjelang akhir tahun, wisatawan domestik (wisdom) mulai mengalir ke Bali. Ini terlihat dari arus kendaraan pribadi dan bus pariwisata yang menyeberang melalui Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Sejak dua hari terakhir, kendaraan pribadi dan bus pariwisata yang menyeberang ke Bali cenderung meningkat. Mereka masuk pelabuhan mulai sore hingga malam hari.

Meski meningkat dibanding hari biasa, arus penumpang ke Bali selama libur akhir tahun justru turun sekitar 6 persen dibanding tahun lalu. Diduga, kondisi ini akibat erupsi Gunung Agung. “Memang arus kendaraan ke Bali mulai meningkat. Tapi, secara umum justru turun dibanding tahun lalu. Mungkin karena pengaruh cuaca atau erupsi Gunung Agung,” kata General Manager PT Indonesia Ferry ASDP Ketapang – Gilimanuk, Elvi Yosa, Rabu (27/12).

Menurut Elvi Yosa, peningkatan kendaraan ke Bali mulai terasa sejak libur Natal. Diprediksi akan terus berlanjut hingga pergantian tahun. Puncaknya 30-31 Desember mendatang.

Baca juga:  Taman Wisata Alam Buyan

Rata-rata, sehari bus yang menyeberang ke Bali mencapai 5.000 unit, kendaraan pribadi atau roda empat 3.000 unit dan roda dua 2.000 unit. “Tapi, jumlah ini turun dibanding tahun lalu,” jelasnya.

Menurutnya, Bali sejtinya sudah aman dikunjungi untuk berlibur. Terkait kondisi ini pihaknya sudah memberikan kepastian kepada operator angkutan pariwisata di Bali. Artinya, wisatawan bisa menyeberang dan berlibur ke Bali dengan aman.

Karena kondisi masih relatif normal, pihaknya belum melakukan penambahan jumlah armada kapal. Total 32 kapal yang beroperasi. Masing-masing tetap melayani 9 trip per hari.

Data dari posko angkutan Natal dan tahun baru Pelabuhan Ketapang, hingga Rabu pagi, jumlah penumpang yang sudah menyeberang ke Bali sejak 18 Desember lalu mencapai 248.676 orang. Roda dua sebanyak 17.164 unit dan roa empat 39.053 unit. Jumlah ini cenderung turun dibanding tahun lalu. (Budi Wiriyanto/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.