Tas milik korban dibuang pelaku dikandang babi milik korban. (BP/win)
GIANYAR, BALIPOST.com – Rumah I Wayan Kertawan (59), seorang guru SD 2 Puhu yang beralamat di Banjar Pengaji, Desa Melinggih Kelor, Payangan Gianyar di bobol Maling, Senin (25/12) dini hari. Uang sebanyak Rp 8 juta raib. Kasus pencurian ini kemudian dilaporkan ke Mapolsek Payangan.

Berdasarkan Informasi yang berhasil dikumpulkan menyebutkan korban yang tinggal dirumahnya hanya berdua dengan istrinya, Ni Nengah Kertiasih (55) yang merupakan seorang Guru SD 4 Bukian beralamat Banjar Pengaji, Desa Melinggih Kelod, Payangan, Gianyar, karena anak korban tinggal di rumah yang ada di Denpasar.

Pada Senin (25/12) sekitar pukul 03.00 wita istri korban Kertiasih terbangun karena ingin buang air kecil, pada saat itu korban melihat pintu kamar tempat meletakan tas warna biru dongker yang berisi uang tersebut masih dalam keadaan tertutup.

Selanjutnya Senin (25/12) pada pukul 06.00 wita korban terbangun dan melihat pintu kamar sudah dalam keadaan terbuka. Setelah dilihat kedalam ternyata tas jinjing warna biru dongker milik istri Kertiasih dan tas pinggang abu-abu milik korban sudah hilang di atas tempat tidur kamar kosong tersebut. Setelah dicari-cari dikamar yang lain tas tersebut juga tidak ditemukan. Selanjutnya korban melapor ke Polsek Payangan.

Baca juga:  Ratusan Siswa Pengungsi Gunung Agung Sekolah di Badung

Kapolsek Payangan, AKP I Gede Endrawan, saat dihubungi membenarkan laporan korban tersebut. Atas laporan itu polisi sudah ke TKP untuk melakukan olah TKP dan minta keterangan sejumlah saksi. Korban sempat melakukan pencarian tas korban di sekitar rumah maupun di pekarangan. Setelah dilakukan pencarian akhirnya tas warna biru dongker yang berisi uang tunai sekitar Rp 6 Juta yang berisi uang tunai tersebut ditemukan di sebelah utara kandang babi milik korban. Tas tersebut isinya sudah dalam keadaan berantakan dan tercecer semua isinya, namun uang tunai milik istri korban sudah tidak ada. Tas pinggang milik korban yang berisi uang tunai Rp 2 Juta juga hilang.

Dikatakan, modus operandi diperkirakan pelaku masuk kekamar korban dengan terlebih dahulu membuka kaca nako. Kemudian membuka grendel pintu kamar korban yang terkunci dari dalam.Pelaku diperkirakan sudah mengetahui seluk-beluk dan keadaan di rumah korban.Kini kasus pencurian ini masih menjadi penyelidikan polisi. (winata/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.