JKN
Pemkab Klungkung membagikan kartu JKN-KIS di Wantilan Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan disela-sela Pengukuhan Forum Komunikasi Kelihan Banjar Dinas (FKKBD) Masa Bakti 2017-2022, Minggu (24/12) malam. (BP/adv)

LANGKAH Pemkab Klungkung untuk mendaftarkan masyarakat sebagai peserta JKN-KIS sebagai salah satu upaya untuk mensukseskan program Universal Health Coverage (UHC) terus dimaksimalkan. Sejak bergulir per 1 November 2017, sudah ada ribuan kartu yang dibagikan. Terakhir berlangsung di Wantilan Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan disela-sela Pengukuhan Forum Komunikasi Kelihan Banjar Dinas (FKKBD) Masa Bhakti 2017-2022, Minggu (24/12) malam.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didampingi Wakil Bupati I Made Kasta kembali menjelaskan dorongan pemkab kepada masyarakat untuk mendaftar sebagai peserta JKN-KISsalah satu upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat maupun meringankan beban, terlebih yang hidup dalam jeratan kemiskinan. “Pemkab terus berkomitmen membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis pasca integrasi Jaminan Kesehatan Bali Mandara dengan Jaminan Kesehatan Nasional,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, sedikitnya ada 1.886 kartu JKN-KIS yang dibagikan kepada masyarakat. Saat menjalani perawatan medis di rumah sakit, peserta ditanggung pada kelas III. Mendukung program yang akan berlanjut pada tahun selanjutnya ini, pemerintah desa juga diminta untuk memfasilitasi warganya untuk melakukan pendaftaran. “Harus ada dukungan dari seluruh komponen masyarakat untuk mensukseskan program ini,” ungkapnya.

Baca juga:  Pemkab Bangli Harapkan Batur Ditetapkan Jadi KSN

Sementara itu, khusus untuk pengukuhan Forum Komunikasi Kelihan Banjar Dinas (FKKBD) ini, Bupati berharap bisa saling menguatkan dan menjalin komunikasi yang baik, terutama dalam melaksanakan pembangunan. “Jalin komunikasi yang baik dan lakukan tugas dengan tulus ikhlas,” sebut Bupati asal Nusa Ceningan ini.

Segala bentuk dan informasi pembanguan, baik yang sudah bejalan maupun yang dalam proses perencanaan, Kelihan Banjar Dinas juga diminta untuk memahami dan menyampaikan kepada seluruh masyarakat, sehingga nantinya program-program itu bisa sampai dan dirasakan. Tak hanya itu, dalam melaksanakan tugas, juga diminta untuk tidak mengambil langkah-langkah di luar tupoksi. “Segala bentuk pembangunan harus diinformasikan sebaik-baiknya kepada masyarakat,” katanya.

Ketua Panitia, Ketut Setiawan mengatakan  pembentukan forum itu sebagai tindak lanjut aspirasi dan kebutuhan Kelihan Banjar Dinas se-Kecamatan Banjarangkan untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan. Pengukuhan ini juga dihadiri Camat Banjarangkan Ida Bagus Ketut Mas Ananda dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung Ni Made Adi Swapatni. (Adv/balipost)

 

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.