Bupati Bangli, I Made Gianyar. (BP/dok)
BANGLI, BALIPOST.com – Jumlah Kepala Keluarga (KK) miskin di Kabupaten Bangli masih cukup tinggi. Berdasarkan data saat ini, jumlah KK miskin di gumi sejuk mencapai 8.995. Hal itu diungkapkan Bupati Made Gianyar, Jumat (22/12).

Bupati Gianyar menyebutkan, kemiskinan merupakan salah satu masalah kesejahteraan sosial yang mengakibatkan dampak resiko sosial yang sangat kompleks sehingga harus segera ditangani. Menurut Gianyar, pokok penyebab kemiskinan secara umum telah terlihat dari kurangnya infrstruktur yang memadai, kesehatan, pendidikan, dan air bersih sebagai sumber kehidupan.

Menurt Bupati Gianyar, Kabupaten Bangli memiliki jumlah penduduk kurang lebih 264 ribu jiwa dengan jumlah keluarga miskin mencapai 8.995 KK. Sementara kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) mencapai 1.338 KK. “Kantong kemiskinan ini sebagian besar berada desa-desa di balik bukit,” jelasnya.

Baca juga:  Pembudidaya Ikan di Bangli Bentuk Asosiasi

Pejabat asal Bunutin, Kintamani itu menjelaskan, berbagai upaya telah dilakukan pihaknya untuk pengentasan kemiskinan. Bahkan pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan dengan perguruan tinggi Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja untuk menurunkan angka kemiskinan tersebut.

Ia meminta warga mampu menghayati, mengamalkan dan melaksanakan ajaran Tat Twam Asi yang berarti penderitaan yang dirasakan oleh warga miskin merupakan derita semua. “Jadi kita minta semua masyrakat Bangli secara bersama-sama selalu siap untuk ikut berperan aktif dalam upaya pengentasan kemiskinan,” pinta Bupati Gianyar.

Sementara Kadis Sosial Bangli I Nengah Sukarta mengatakan, pihaknya telah melaksanakan seminar untuk pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bangli. Kata Sukarta, seminar itu dilaksanakan untuk memberikan potret gambaran penyebab kemiskinan di wilayah Bangli. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.