DENPASAR, BALIPOST.com – Tanpa diduga tim Futsal Bali Post akhirnya sukses meraih juara III dalam Turnamen Peradi Cup 2017 yang berlangsung di Lapangan Futsal Meazza, Denpasar, Sabtu (23/12). Tim BP merebut peringkat III setelah sukses mengalahkan Tim Futsal Polda Bali dengan skor 4-2 dalam perebutan peringkat III dan IV.

Sebelum meraih juara III pada pertandingan pertama pada Jumat 22 Desember di pertandingan pertama tim Futsal Bali Post mampu menekuk tim Futsal Imigrasi Denpasar dengan skor 9-3 dan melawan Wartawan KONI Bali menang 7-4. Sementara pada laga pertama babak enam besar, tim Futsal Bali Post bermain imbang 8-8 dengan Polres Karangasem dan melawan Polres Gianyar unggul 5-2.

Dengan hasil itu, Bali Post menjadi Runner up.  Dan dilanjutkan dengan memperebutkan peringkat ketiga dan keempat. Dalam perebutan itu, tim Futsal Bali Post sukses menekuk tim Futsal Polda Bali dengan skor 4-2. Dengan itu Bali Post berhak merebut peringkat ketiga dan Polda Bali harus puas menempati peringkat keempat.

Sementara untuk juara I diraih oleh tim Futsal Polres Karangasem setelah di partai final dalam drama adu penalti menang 4-3 atas tim Futsal Peradi Jakarta.

Baca juga:  Bali Post Gelar Polling Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali

Manajer tim Dewa Santosa mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi semangat semua pemain dilapangan yang memiliki semangat pantang menyerah hingga mampu merebut peringkat ketiga. “Ini prestasi yang sangat luar biasa diraih tim Futsal Bali Post selama mengikuti ajang turnamen resmi. Semoga di ajang yang tahun depan supaya tim bisa mempertahankan prestasi ini. Bahkan kalau bisa lebih ditingkatkan lagi,” ungkap Dewa Santosa.

Ketua DPC Peradi Denpasar, Nyoman Budi Adnyana mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih kepada tim-tim peserta yang sudah mampu membuat pelaksanaan turnamen ini berjalan baik dan lancar.

“Kita berkomitmen untuk kembali menggelar turnamen yang sama di tahun depan. Kita juga akan meningkatkan kualitas pelaksanaan ajang ini. Tentu kita tidak bisa sendiri meningkatkan kualitas pelaksanaan tanpa dukungan semua pihak. Jadi peningkatan harus kita lakukan bersama-sama dengan peserta. Tanpa adanya dukungan semua pihak, maka akan sulit meningkatkan kualitas pelaksanaan di tahun mendatang,” ungkap Budi Adnyana. (Eka Parananda/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.