GIANYAR, BALIPOST.com – Perayaan natal yang akan berlangsung Senin (25/12), mendapat pengamanan ketat dari jajaran Polres Gianyar. Bahkan total dikerahkan 1.302 personil gabungan, mengawal perayaan natal di 10 gereja dan pada sejumlah titik lainnya di Kabupaten Gianyar.

Kabag Ops Polres Gianyar Kompol I.B. Dedy Januarta, menerangkan sesuai intruksi pimpinan pelaksanaan natal kali ini memang dikawal ketat jajarannya. Berdasarkan data rencana pelibatan personil pengamanan Nataru Polres Gianyar, total dikerahkan 1.302 personil, terdiri dari 125 Personil Operasi Lilin Agung 2017, ditambah perseonil Polres 250 orang dan dari jajaran polsek 612 orang.

“Jadi dari kepolisian saja total ada 987, ditambah juga personil dari intansi terkait sebanyak 315 meliputi Kodim, Zipur, Dishub, Satpol PP hingga Organda,” jelas Kabag Ops saat ditemui di Mapolres Gianyar, Jumat (22/12).

Dikatakan seluruh personil tersebut akan mengawal perayaan natal yang terfokus di 10 gereja di Kabupaten Gianyar. Rinciannya Gereja GKBP Mulawarman, Gereja GPIB Eben Heazer (Jalan Patih Jelantik), Gereja Kemah Injil (Jalan Astina Selatan), Gereja GBI (Jalan Keba Iwa), Gereja Pantekosta (Jalan Pasung Gerigis), Gereja Santa Maria Rosari (Jalan Mulawarman), Gereja Bukit Solam (Ubud), Rumah Pribadi Han Maki Sinar Kasih (Ubud), Gereja Pakuseba (Taro) dan Gereja Oikumene Kristiani (Batubulan). “Jadi perayaan natal di 10 titik ini akan dikawal ketat aparat gabungan,” tegasnya.

Baca juga:  Sterilisasi di BNDCC, Polda Kerahkan Anjing Pelacak

Selain 10 titik persembahyangan tersebut, polisi juga melakukan pengamanan di sjeumlah ruas jalan dan objek wisata. Disinggung deteksi dini terkait ancaman terorisme, Kompol Dedy mengatakan saat ini jajaran intel masih bergerak namun dipastikan perayaan Natal kali ini akan berlangsung aman. “Belum ada tanda-tanda ancaman teroris atau semacamnya, yang jelas kita pastikan perayaan Natal kali ini berlangsung aman,” ucapnya.

Sebelumnya Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo menegaskan pihaknya sudah mempersiapkan personil untuk pengamanan Natal dan tahun baru (Nataru). Bahkan ditegaskan polisi yang bertugas dilengkapi senjata laras pendek dan laras panjang. “Untuk pengamanan Natal, kita koordinasi dengan pihak geraja yang melakukan ibadah pada saat Natal, jumlah jemaah yang akan melakukan kebaktian dan waktu kebaktian,” jelasnya.

Kapolres Gianyar menambahkan pihaknya berkoordinasi dengan pemuda gereja karena pemuda gereja mengetahui siapa beribadah dan bukan beribadah. Sebelum digelar kebaktian, tempat ibadah akan dilakukan pengecekan dan dilakukan setirilisasi. “Untuk pengamanan┬áNataru, polisi juga bersinergi dengan TNI,Satpol PP dan instansi terkait dan pengamanan swakarsa,” tandasnya. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.