GIANYAR, BALIPOST.com – Memperingati Hari Ibu ke-89, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata mengajak semua perempuan untuk maju, agar mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri dan berkualitas. Sehingga bisa menjadi kekuatan besar membangun keluarga bersama laki-laki.

“Momentum hari ibu juga dijadikan sebagai refleksi dan renungan bagi kita semua, kita lihat kembali berbagai upaya yang kita lakukan dalam rangka memajukan pergerakan perempuan di semua bidang pembangunan,” kata Bupati Agung Bharata saat menghadiri peringatan di Balai Budaya, Jumat (22/12) pagi.

Kegiatan itu juga diwarnai pemberian  penghargaan kepada ibu-ibu teladan (Good Tras Smart) dan penyerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya bagi 498 PNS di lingkungan Pemkab Gianyar, dengan masa kerja 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun.

Pada kesempatan itu Bupati Bharata juga menandatangani komitmen bersama Pemkab Gianyar dengan Majelis Madya Desa Pakraman Kabupaten Gianyar mendukung hasil pesamuan Agung ke-III Majelis Desa Pekraman Bali, 15 Oktober 2010 tentang kedudukan Perempuan dalam Kehidupan Rumah Tangga di Bali

Baca juga:  Di Akhir Masa Jabatan, Buku Memori Pengabdian Bupati Gianyar Diserahkan

Penghargaan ini, menurut Bupati Gianyar, sebagai bentuk apresiasi kepada kaum perempuan yang telah menempuh proses yang sangat panjang dalam mewujudkan persamaan peran dan kedudukan dengan kaum laki-laki. “Hal ini mengingat keduanya  merupakan sumber daya manusia dan potensi yang turut menentukan keberhasilan pembangunan,” tandas Bupati Bharata.

Sementara itu, Asisten Deputi Perlindungan Anak Dalam Situasi Darurat dan Pornografi pada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Dra. Valentina Ginting, M,Si, yang hadir pada acara peringatan tersebut mengatakan, perempuan dan laki-laki memiliki peran dan kedudukan setara pada semua bidang pembangunan. “Perjalanan panjang selama 89 tahun, telah mengantarkan berbagai keberhasilan bagi kaum perempuan dalam menghadapi berbagai tantangan global dan multidimensi, khususnya perjuangan untuk mewujudkan kesetaraan gender di Indonesia,” paparnya. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.