Seorang wisatawan sedang memberikan pakan ternak di peternakan sapi Sobangan. (BP/ist)
MANGUPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Badung, melakukan tender pengadaan pakan ternak yang ada di sentra ternak sobangan, Mengwi. Belanja pakan ternak tersebut sudah masuk tahap lelang sebesar Rp 3.136.080.000.

Pelaksana tugas (plt) Dinas Pertanian dan Pangan Badung, Putu Oka Swadiana, mengatakan memasang anggaran di APBD Badung 2018 untuk lelang bahan pakan ternak tersebut. Dari total anggaran yang dialokasikan akan dibagi menjadi beberapa sub, yakni hijauan pakan ternak Rp 2.107.875.000 volume 2.810.500 kilogram berupa rumput raja/ jerami, dan jagung dalam kondisi layak dimakan sapi. Sementara untuk konsentrat Rp 1.028.205.000.

“Bahan pakan ternak yang dibeli semuanya diperuntukan memenuhi kebutuhan makanan ternak di sentra Sobangan. Ini sudah dalam tahap lelang dan semua sudah hampir rampung,” ungkap Oka Swadiana, Rabu (13/12).

Menurutnya, belanja miliaran rupiah tersebut diperuntukan selama 1 tahun. Proses lelang diharapkan sudah rampung Januari 2018, sehingga pemberian pakan ternak tidak terputus. “Januari sudah harus bisa mengadakan pakan ternak agar tidak putus pemberian pakannya,” tegasnya seraya menambahkan Sentra ternak Sobangan memelihara induk betina 288 ekor dan anak sapi jantan/ betina/nyaruk 107 ekor.

Baca juga:  Badung akan Bangun Ribuan Rumah, Kecamatan Ini Mulai Diverifikasi

Sentral pembibitan sapi lokal Bali berada di Desa Sobangan, Mengwi, telah berdiri Tahun 2008 dengan luas lahan sembilan hektar. Pada awal berdiri, jumlah indukan sapi baru 22 ekor. Kemudian, Tahun 2010, pemerintah menambah kembali indukan sapi sebanyak 53 ekor.

Selanjutnya, Tahun 2011 pemerintah kembali menambah 40 ekor sapi indukan dan Tahun 2012 ditambah kembali sebanyak 164 ekor sehingga jumlah total sapi yang diadakan dalam proyek itu mencapai 279 ekor. Karena kapasitas kandang di sentra itu 288 ekor, maka Dinas Peternakan Badung kembali mengambil sembilan ekor dari hasil seleksi keturunan di sentra peternakan itu Tahun 2012, sehingga kapasitas hewan ternak sapi terisi penuh menjadi 288 ekor dengan berbagai umur.

Sehingga Tahun 2012 pemerintah menyalurkan sembilan ekor indukan sapi kepada kelompok ternak, Tahun 2014 sebarkan ke kelompok-kelompok ternak di Badung sebanyak 45 ekor, Tahun 2015 disebarkan lagi 80 ekor.

Penyaluran ini sesuai mekanisme yang berlaku (by name by address) untuk mendapatkan bantuan ternak redistribusi. “Penyaluran sapi lokal Bali ini kepada kelompok-kelompok ternak itu berdasarkan Surat Keputusan Bupati Badung,” pungkasnya. (Parwata/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.