Jabatan
Ketut Artawa. (BP/nik)
GIANYAR, BALIPOST.com – Menjelang berakhirnya massa jabatan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata pada Februari 2018 mendatang. Pemkab Gianyar kini melakukan lelang jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar. Melalui seleksi ini sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berpeluang mengisi karir tertinggi di birokrasi itu.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia, I Ketut Artawa, Kamis (14/12) membenarkan adanya lelang jabatan Sekda Gianyar itu. Tim panitian seleksi (pansel) untuk pelelangan jabatan ini pun sudah disiapkan. “ Lelang jabatan ini dilakukan oleh Pansel yang sudah ditetapkan pada 5 Desember lalu. Tim ini terdiri dari unsur akademisi, pakar dan birokrasi, yang ditunjuk sebagai ketua Prof. DR. Ida Bagus Wyasa Putra, SH, M.Hum,” jelasnya.

Artawa membeberkan peserta seleksi minimal memiliki pangkat/golongan ruang Pembina Utama Muda (IV C). Selain itu, usia maksimal para peserta yakni 56 tahun pada saat mengajukan lamaran. ” Jadi bila melihat persyaratan tersebut, ada 16 Kepala OPD di Gianyar yang berpeluang,” ungkapnya.

Disamping itu, kata Artawa, peserta seleksi sedang atau pernah menduduki Jabatan Administrator jenjang ahli madya paling singkat 2 tahun di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar, atau Pemerintah Kabupaten/Kota se Provinsi Bali. ” Peserta seleksi kadis memiliki kompetensi manajerial, kompetensi bidang dan kompetensi sosial kultural pada Jabatan Tinggi Pratama,” tambahnya.

Baca juga:  Hasil Assessment BKN Belum Keluar, Tahapan Lelang Jabatan di Tabanan Tak Sesuai Jadwal

Sementara untuk jadwal pendaftaran sesungguhnya  sudah dibuka sejak 11 Desember 2017 dan berlangsung hingga 3 Januari 2018. Selanjutnya seleksi administrasi akan dilakukan pada 3 hingga 4 Januari 2018. “Hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 5 Januari 2018,” jelasnya.

Adapun kesembilan Pansel yang akan mengawal seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, meliputi Prof. Dr. Ida Bagus Wyasa Putra, SH, M.Hum (ketua tim pasel), Dr. Drs, Anak Agung Gede Raka, M.Si (sekretaris tim). Anggota tim, Drs. Anselmus Tak, M.Pd,  Prof. Dr. drh, I Ketut Puja, M.Kes, Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, MT, PhD, Prof. Dr. I Gde Parimartha, MA, Prof. Dr. I Wayan Suartana, SE. M.Si.Ak, Dr.Drs, I Gusti Bagus Suka Arjawa, M.Si dan Drs, Supriyadi, M.S.

Diawasi Sembilan tim seleksi ini para peserta mengikuti seleksi kompetensi bidang, sosio kultural hinga wawancara akhir akan dilaksanakan pada 8-9 Januari 2018. ” Pada tanggal yang sama juga akan dilakukan penilaian kinerja dan penelusuran rekam jejak peserta,” ungkapnya.

Sedangkan pada 10 Januari 2018, lanjut Artawa, akan dilakukan penyusunan rekapitulasi penyesuaian. Dilanjutkan dengan penyampaian laporan ke KASN di Jakarta pada 11-12 Januari 2018. “Penyampaian hasil penilaiam kepada Pejabat yang berwenang (PYB) dan Pejabat Pembina Kepegawaian, akan dilakukan pada 15 Januari 2018,” tandasnya. (manik astajaya/balipost)

 

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.