ombak
Ilustrasi. (BP/dok)
SINGARAJA, BALIPOST.com – Dua siswi SMK Kesehatan Widarba Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada ditemukan tewas tenggelam di kubangan Air Terjun Tembok Barak, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Senin (11/12). Dua siswi itu masing-masing Luh Devi Cahyani (17) asal Dusun Sidamiu, Desa Pegadungan, Kecamatan Sukasada dan Kadek Dwi Asmarani (17) alamat Gerokgak.

Informasi dikumpulkan di lapangan menyebutkan, kedua korban bersama puluhan siswa lain melakukan kegiatan jeda semester tracking ke Air Terjun Tembok Barak. Mereka mulai tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 wita.

Sebagian siswa saat itu memilih duduk-duduk di sekitar air terjun. Sementara dua korban perempuan dan seorang siswa laki-laki, Darmayasa berjalan di pinggir kubangan air terjun.

Tak berselang lama, ketiga siswa itu itu terlihat melambaikan tangan di tengah kubangan air terjun yang deras. Siswa lain panik dan berusaha menolong. Sayang, hanya satu siswa laki-laki yang berhasil ditolong. Sementara dua korban lainnya tidak bisa ditolong hingga tenggelam.

Baca juga:  Buruh Tewas Tersengat Listrik 

Salah seorang saksi yang mendampingi kegiatan itu Gusti Ngurah Agus Deni mengaku tidak tahu persis kejadian tersebut. Dirinya tahu setelah melihat tiga orang melambaikan tangan di tengah kubangan air terjun. Melihat kejadian itu dia langsung berupaya menolong.

Dia kemudian meminta tolong kepada warga untuk mencari dua korban. Sekitar pukul 11.00 wita kedua korban Devi dan Asmarani berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. “Sebelum kejadian saya sudah kasi tahu batasan kedalam berenang tidak sampai kedalam satu meter. Tapi korban ini saya lihat keliling di sebalah barat air terjun dan saya lihat sudah tenggelam. Saya tolong dan hanya yang laki selamat, siswa cewek saya cari tidak ketemu dan saya minta tolong warga dan ditemukan sudah meningal,” katanya. (Mudiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.