Ketua STIKOSA AWS, Ismoyo Herdono (kiri) saat menandatangani MOU dengan CEO KMB, Satria Naradha (kanan). (BP/kmb)
SURABAYA, BALIPOST.com – Sebagai dukungan terhadap perkembangan media dan kemajuan pendidikan jurnalistik, Kelompok Media Bali Post (KMB) dan STIKOSA-AWS Surabaya melakukan MOU saat pelepasan calon wisuda almamater tersebut. Dengan MOU ini, kedua lembaga tersebut bersama-sama melakukan edukasi kejurnalistikan guna mencetak wartawan yang handal, aktif dan inovatif.

Perkembangan media dan kemajuan tehnologi juga harus dibarengi dengan kesiapan serta kecakapan para jurnalis sebagai awak media. Untuk itu diperlukan pembinaan edukasi dan dukungan sarana prasarana guna mendukung kesiapan para jurnalis dalam menghadapi perubahan era. Dimana saat ini digitalisasi sudah merambah ke berbagai sektor, termasuk media itu sendiri.

Menjawab tantangan tersebut KMB dan STIKOSA AWS Surabaya melakukan nota kesepahaman (MOU) guna menyiapkan bibit jurnalis baru dan mencetak menjadi lulusan jurnalis yang mempunyai kemampuan tangguh, profesional, analisa yang tajam, dedikasi tinggi serta inovasi. Dalam pemaparan singkat di depan para mahasiswa dan calon wisuda STIKOSA AWS Surabaya, CEO KMB, Satria Naradha, yang juga alumni AWS ini, berbicara mengenai etika sebuah media. Yakni, etika utama media adalah menjaga dharma dan bhakti ibadah seorang jurnalis sebagai personal yang profesional, berintegritas dalam menjalankan fungsi persnya.

Baca juga:  Jurus Fam Trip Bakal Goda "Diving Operator" dan Media Dua Negara Ini

Tak hanya memberikan pemaparan mengenai media, dalam kesempatan ini juga memberi sumbangan kamera profesional sebagai bentuk dukungan sarana pendidikan broadcasting di STIKOSA AWS.

Ketua STIKOSA AWS, Ismoyo Herdono, mengatakan, lulusan jurnalis yang handal sudah dibekali dengan etika sejak mahasiswa kuliah.

Sehingga saat terjun dalam dunia jurnalis etika komunikasi bisa diterapkan. Selain itu dengan adanya MOU antara KMB dan STIKOSA AWS, sangat membantu bagi mahasiswa yang akan magang sebagai alternatif pilihan media untuk melakukan praktik kerja lapangan sebagai jurnalis.

Kehadiran alumnus STIKOSA AWS ini disambut antusias mahasiswa dengan mengajukan beberapa pertanyaan mengenai sikap perusaan media dalam menghadapi era digitalisasi di tengah masyarakat milenial dan bagaimana cara menanamkan jiwa jurnalisme di tengah pilihan pekerjaan lain yang lebih menawarkan penghasilan besar. (kmb/surabayatv)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.