hibah
Ilustrasi. (BP/dok)
DENPASAR, BALIPOST.com – Debitur terdampak erupsi Gunung Agung masih mampu memenuhi kewajibannya membayar utang. Berdasarkan catatan Dinas Koperasi Provinsi Bali dari 14.575 debitur dengan total kredit yang disalurkan sebesar Rp 554.443 miliar, 70 persen tetap membayar kewajibannya ke pemberi kredit baik bank, koperasi maupun LPDB.

Kepala Dinas Koperasi Provinsi Bali, Dewa Nyoman Patra, SH., Rabu (6/12), mengatakan dari kawasan rawan bencana di Karangasem, yang paling banyak terdampak adalah debitur Bank BRI sebanyak 13.398 dengan kredit yang disalurkan sebesar Rp 179.643 miliar. Di peringkat kedua ada BPD Bali sebanyak 677 debitur dengan kredit yang disalurkan sebesar Rp 314.000 miliar.

Kemudian, Bank Mandiri sebanyak 369 debitur dengan kredit yang disalurkan sebesar Rp 19.800 miliar, Bank BNI sebanyak 125 debitur dengan kredit yang disalurkan sebanyak Rp 11.900 miliar, dan Lembaga Penyaluran Dana Bergulir (LPDB) sebanyak 6 koperasi dengan total kredit yang disalurkan Rp 2,1 miliar. Koperasi yang terdampak langsung di Karangasem sebanyak 178 koperasi, 6 koperasi diantaranya mendapat bantuan dana dari LPDB. “Dari 6 itu, 4 sudah diberikan restrukturisasi, yang dua sedang proses mengajukan,” ujarnya.

Baca juga:  Revolusi Industri 4.0, Bali Akan Fokus Kembangkan SDM

Meski 178 koperasi terdampak, pihaknya berharap koperasi itu tetap memberikan pelayanan kepada nasabahnya. “Dari dinas berharap, koperasi itu pindah dulu ke tempat yang aman dan tetap melayani. Selain itu data harus diamankan,” ujarnya. (Citta Maya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.