Ikut JKN
Ilustrasi. (BP/dok)
GIANYAR, BALIPOST.com – Sempat tersendat karena terlambatnya perekaman e-KTP, kini 41 ribu warga Gianyar sudah tercover JKN KIS (Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat). Dinas Sosial Kabupaten Gianyar masih berkordinasi dengan BPJS, untuk menambah penerbitan sekitar 7 ribu kartu, demi memenuhi kuota 48 Ribu JKN KIS di Kabupaten Gianyar.

Kadis Sosial Kabupaten Giannyar Made Watha, Selasa (8/8), menerangkan sejak beberapa bulan lalu pihaknya terus berkoordinasi dengan intansi terkait, untuk mempercepat ferivikasi data dalam pemenuhan kuota 48 ribu JKN KIS ini. “Per-awal Agustus ini sudah ada 41 ribu warga Gianyar yang menerima kartu JKN KIS, dari kuota 48 ribu,” katanya.

Diakui jumlah 41 Ribu peserta JKN KIS itu sudah melebihi jumlah warga miskin yang ada di kawasan seni ini. Berdasarkan data, jumlah warga miskin di Kabupaten Gianyar sekitar 22 ribu jiwa. “Data miskin kita memang segitu, tetapi kuota 48 ribu ini juga termasuk yang rawan miskin,” jelasnya.

Baca juga:  Kepesertaan JKN-KIS Tembus 98 Persen, Pemkab Raih Penghargaan Penerapan UHC

Ia mengatakan sebelumnya mengajukan 60 ribu warga miskin penerima JKN KIS, tapi yang lolos hanya 48 ribu. Sementara sisa 7 ribu kartu untuk memenuhi kuota tersebut masih menunggu koordinasi dari BPJS Gianyar. “Sisa kartunya ini masih menunggu di BPJS, karena harus verifikasi juga dengan usulan data baru yang ada di desa,” terangnya.

Sesuai data PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) Kabupaten Gianyar tahun 2016, terdapat 4.457 KK (Kepala Keluarga) miskin, dengan jumlah sekitar 22 ribu jiwa. KK miskin paling tinggi ada di Kecamatan Gianyar 1.223 Ribu KK, diikuti Kecamatan Payangan dengan KK miskin sebanyak 905 jiwa, Sukawati 626 KK, Tampaksiring 581 KK, Tegalalang 565 KK, Ubud 369 KK, terakhir Kecamatan Blahbatuh dengan 188 KK miskin. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.