pasar
Sebuah alat berat melakukan pengerukan penggalian dan perataan lahan bekas lubang galian lokasi Pasar Badung di jalan Sulawesi, Kamis (7/27). (BP/wan)
DENPASAR, BALIPOST.com – Setelah menunggu cukup lama, pembangunan Pasar Badung akhirnya terealisasi. Mengawali pembangunan tahap pertama ini, Sabtu (29/7) hari ini akan dilakukan pecaruan ngeruak, serta peletakan batu pertama oleh Wali Kota Denpasar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, I Wayan Gatra, yang dikonfirmasi Jumat (28/7) mengatakan, Sabtu besok (hari ini-red)  pembangunan akan dimulai yang diawali dengan upacara macaru. Upacara itu akan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama, pertanda dimulai pembangunan,’’ ujar Gatra.

Dimulainya pembangunan tahap pertama Pasar Badung, disambut positif anggota DPRD Kota Denpasar, A.A. Susruta Ngurah Putra, dan AAN Gede Widiada. Susruta berharap pembangunan tahap pertama bisa berjalan lancar sesuai rencana. Selain itu, pihaknya minta kepada OPD terkait mensosialisasikan kepada pedagang, terutama masalah waktu penempatan.

Karena, meski pembangunan tahap pertama rampung, dipastikan belum bisa menampung para pedagang. Mengingat masih ada pembangunan tahap kedua. ‘’Saya minta Disperindag mensosialisasikannya kepada pedagang. Jangan sampai ada persepsi, setelah pembangunan tahap pertama  para pedagang sudah bisa pindah,’’ kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Denpasar itu.

Baca juga:  HUT ke-247 Kota Gianyar, Momen Evaluasi Kebijakan Pembangunan

Menanggapi saran tersebut, Kepala Disperindag, Wayan Gatra mengatakan akan segera berkoordinasi dengan PD Pasar guna mensosialisasikan masalah tersebut.

Dikatakan, pembangunan tahap pertama ini hanya dua basement dan lantai dasar. ‘’Karena masih ada pembangunan lanjutan tiga lantai lagi, maka  dipastikan pedagang belum bisa pindah akhir tahun ini. Inilah yang akan kami koordinasikan dengan PD Pasar, sehingga segera bisa disosialisasikan kepada para pedagang,’’ ujar Gatra, sembari berharap para pedagang bersabar dulu.

Seperti diketahui, pembangunan Pasar Badung tahap pertama  akan ditangani Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Sedangkan untuk tahap berikutnya, yang diperkirakan dilaksanakan 2018 mendatang, akan ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Rencananya pembangunan Pasar Badung tahap I ini meliputi pembuatan dua lantai basement dan  lantai dasar. Pola ini dilakukan menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Perdagangan, terkait penggunaan dana tugas perbantuan (APBN) sebesar Rp 75 miliar. Sedangkan dana pendampingnya sudah dialokasikan sebesar Rp 15 miliar. (asmara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.