MV Iriana. (BP/ist)
JAKARTA, BALIPOST.com – Kapal MV Iriana menjadi kapal angkut pertama berteknologi canggih hasil karya anak negeri. “Kapal ini berteknologi Electric Propulsion atau tenaga listrik yang dibangun mulai dari dasar sampai dengan finishing dikerjakan oleh anak Bangsa Indonesia. Bukan hanya itu semua karyawan subkontraktornya adalah orang Indonesia,” kata owner Sumber Marine Shipyard, Haneco di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (27/7).

Menurut Haneco, Kapal MV Iriana memiliki panjang 117 meter, lebar 25,6 meter dan tinggi 7,9 meter, dengan kapasitas 10.000 ton, digerakkan dengan tenaga electric bukan dengan bahan bakar minyak (BBM). “Kapal ini digunakan oleh PT Andalas Bahtera Baruna (ABB), adalah kapal angkut semen curah pertama yang diproduksi di galangan kapal Indonesia melalui tol laut di sepanjang Nusantara. Kapal yang mampu mengangkut 10 ribu ton semen ini diharapkan bisa menekan harga semen di pulau-pulau yang saat ini harganya masih jomplang,” Tutur Haneco.

Baca juga:  Penumpang KMP Jatuh dari Kapal di Selat Bali

Haneco menjelaskan, Kapal angkut canggih yang diberi nama Iriana diharapkan memberikan dorongan dan semangat baru bagi perindustrian perkapalan di Indonesia. “Dengan nama ini, kita harapkan bisa membangkitkan kembali industri kapal di Indonesia, kapal ini juga dibangun menggunakan bahan-bahan dari Indonesia terutama logamnya,” jelas Haneco.

Haneco menambahkan, salah satu kecanggihan Kapal MV Iriana adalah tidak digerakkan oleh Main Engine yang mengkonsumsi bahan bakar, tetapi oleh tenaga listrik yang dihasilkan oleh Electric Motor, jadi lebih irit dan ramah lingkungan. Untuk kapal angkut semen curah yang menggunakan sistem Electric Propulsion, Indonesia adalah negara ketiga, setelah Jepang dan Taiwan. “Selain itu, sistem navigasi, fasilitas ABK dan anjungan juga sudah berstandar internasional, dan yang membanggakan adalah kapal ini benar-benar seratus persen hasil karya anak bangsa Indonesia,” tegas Haneco. (Nikson/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.