dewan
Seragam Sekolah. (BP/dok)
TABANAN, BALIPOST.com – Kondisi gedung sekolah dasar di kabupaten Tabanan rupanya banyak yang memprihatinkan. Pasalnya banyak bangunan yang sudah termakan usia. Dari dana dinas pendidikan, setidaknya total 326 SD yang ada di daerah lumbung beras Bali ini, 97 unit dalam keadaan rusak baik itu sedang, ringan maupun berat.

Kondisi ini pun mendapat atensi pemerintah pusat melalui direktorat jenderal pendidikan dasar yang menggelontorkan bantuan pemerintah (baper, red) untuk proses rehab gedung SD. “Tahun ini hanya 11 SD yang mendapat bantuan rehab dengan jumlah anggaran Rp 1,8 miliar lebih dan dibagi dalam dua tahap,”beber Kadisdik Tabanan I Wayan Adnyana didampingi Kabid SD, I Made Wiastra, belum lama ini.

Dikatakannya, karena keterbatasan anggaran, SD penerima bantuan rehab juga dilihat skala prioritas yang paling rusak berat didahulukan, diantara ratusan gedung sekolah lainnya. Bahkan data penerima bantuan ini awalnya juga telah melalui verifikasi oleh tim independen bentukan pemerintah pusat yang anggotanya memang berasal dari kabupaten.

Hasil verifikasi inilah yang digunakan untuk mencocokkan data yang telah diusulkan oleh dinas pendidikan kabupaten. Dan paling banyak kerusakan gedung SD disebabkan oleh faktor usia bangunan yang memang sudah cukup lama.

Baca juga:  Atap Puskesmas Gumbrih Rusak, Sejumlah Ruangan Bocor

“Misalnya plafonnya rusak, itu kan membahayakan anak anak dalam proses belajar, begitupula sejumlah SD yang belum lama ini terkena bencana seperti di wilayah Baturiti,” ucapnya.

Sementara untuk SD lain yang belum beruntung mendapatkan bantuan rehab dari pemerintah pusat, lanjut kata Adnyana pihaknya akan terus mengusulkan ke pusat agar bisa dibantu untuk tahun anggaran selanjutnya.

Sebelas SD penerima bantuan rehab tahun ini yakni SDN 2 Rejasa Penebel, SDN 2 Bantas Seltim,SDN 6 Delod Peken Tabanan, SDN 1 Kuwum Marga, SDN 3 Bantiran Pupuan, SDN 4 Tua Marga, SDN 3 Kebonpadangan Pupuan, SDN 1 Penatahan Penebel, SDN 3 Dajan Peken Tabanan, SDN 4 Dauh Peken Tabanan dan SDN 3 Tua Marga.

“Jumlah unit yang direhab juga bervariasi mulai dari hanya satu ruang dan adapula yang lima ruang tergantung kondisi sekolah,” pungkasnya. (Puspawati/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.