jambret
Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara merilis pelaku jambret dan ojek liar.(BP/ist)
MANGUPURA, BALIPOST.com – Aksi jambret yang kerap terjadi di Kuta, membuat kepolisian geram. Apalagi pelaku jambret dominan dari Karangasem. Oleh karena itu Polsek Kuta merilis pengungkapan jambret dengan tersangka Komang Jordan alias Manik (19) asal Kubu, Karangasem di monumen Ground Zero Jalan Legian, Kuta, Kamis (20/7).

“Tersangka kami tangkap di Jalan Kusuma Dewa II, Ubung, Denpasae Barat, hari Selasa tanggal 18 Juni 2017. Kami masih mengejar teman pelaku berinisial KR alias Ego,” kata Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara, didampingi Kanit Reskrim Iptu Ario Seno, Kamis (20/7).

Korbannya adalah Adnot Astrid (26) asal Prancis, berstatus pelajar dan menginap di Hotel Birlian Inn Jalan Popies 1, Kuta. Korban dijambret saat melintas di Jalan Popiea I dan kehilangan hilang paspor, HP Samsung dan uang 400 Euro, Kamis (13/7) pukul 03.00 Wita.

Berdasarkan laporan tersebut, tim Opsnal dipimpin Panit Reskrim Iptu Budi Artama langsung menuju TKP dan mencari informasi di seputar TKP. Selain itu polisi juga mencari rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi. Hasil penelusuran di TKP diperoleh rekaman CCTV di TJ Restaurant. Selanjutnya diecek hasil rekaman CCTV tersebut dan terekam kasus tersebut. Selain itu terekam pelakunya bercirikan perawakan sedang, menggunakan sepeda motor Honda Vario dan pakai helm.

Berbekal rekaman CCTV itu, Iptu Budi bersama anggotanya melakukan pelacakan dan akhirnya diketahui pelakunya adalah Jordan tinggal di Ubung. Pada Selasa pukul 15.00 Wita, tersangka Jordan dibekuk di rumahnya.

Baca juga:  Gagal Jambret Tas, Malah Lakukan Pelecehan Seksual

Hasil interogasi, tersangka mengakui perbuatannya bersama Ego. Pelaku juga mengakui beraksi sebanyak 2 kali yaitu Jalan Popies I dan Jalan Majapahit, Kuta.
Selain itu juga dirilis dua pelaku yang dua pelaku yang mengganggu turis asing di depan Hotel Taman Sari Jalan Popies II, Kamis (13/7) pukul 03.30 Wita. Kejadian sempat viral di media sosial.

Dua pelaku asal Tianyar, Karangasem itu adalah I Ketut Aget (22) dan I Made Somi (24). Menurur Kompol Sumara mengatakan rekaman CCTV kejadian itu diunggah Agung Candra di akun Facebooknya. Mereka menganggu wistawan asing saat melintas di sana.

Kedua pelaku mengakui merekalah yang terlihat direkaman CCTV tersebut. Mereka mengikuti wisman saat menuju hotelnya. Setiap ada wisatawan yang melintas, mereka menawarkan jasa ojek. Mereka mengaku baru 1 kali dapat mengantar tamu ke daerah Seminyak.

Cara merayu tamu agar mau memakai jasa mereka adalah dengan cara mendekati tamu dan biasanya sambil memegang tangan atau badan tamunya. Kalau tidak begitu tamunya tidak akan mau atau akan dirayu tukang ojek lainnya. “Keduanya mengaku sudah menjadi ojek liar sejak 2 tahun yang lalu,” ungkapnya.(kertanegara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.